Polisi Terus Pantau Keberadaan Kelompok Teroris di Kabupaten Cirebon
AKBP M Syahduddi menyebutkan, keberadaan kelompok teroris di wilayah Kabupaten Cirebon masih terdeteksi dan terus dipantau oleh pihak kepolisian.
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, AKBP M Syahduddi, menyebutkan, keberadaan kelompok teroris di wilayah Kabupaten Cirebon masih terdeteksi dan terus dipantau oleh pihak kepolisian.
AKBP M Syahduddi mengatakan, terkait gangguan aksi terorisme, pihak terus berkoordinasi dengan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri yang berada di wilayah Jawa Barat.
• HEBOH Aplikasi Poligami Online dari Pengadilan Agama, Begini Cara Pakainya, Apa Peran Istri Sah?
"Sudah kami petakan, segala macam gerak geriknya terus dipantau," kata AKBP M Syahduddi saat ditemui di GOR Ranggajati, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (19/12/2019).
Ia mengatakan upaya pemantauan tersebut dilakukan untuk menjaga situasi dan kondisi wilayah Kabupaten Cirebon sampai Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.
"Tahun baru harus aman, tempat-tempat ramai juga akan diamankan," katanya.
Di Kabupaten Cirebon, dalam dua bulan terakhir ini, empat warga ditangkap karena diduga sebagai anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
• PT KAI Daop 3 Cirebon Catat Ada 8 Jalur Kereta Api Rawan Banjir dan Tanah Ambles
Pertama, YF (49), warga Blok Balong, Desa Bojong Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, terduga ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror pada Minggu (13/10/2019) di daerah Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.
Dari hasil pengembangan yang telah dilakukan, terduga merupakan jaringan Amir JAD Cirebon.
Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni cairan kimia, bahan peledak, anak panah, busur panah, senjata rakitan, senjata angin, buku panduan, dan arang.
Kedua, LT warga Blok Tanah Baru Selatan, Desa Panembahan, Kecamatan Plered, LT ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror pada Senin (14/10/2019) pukul 20.00 WIB di kediamannya.
• VIRAL Bayi Menangis Peluk Ibunya yang Meninggal, Sang Ayah Tulis Pesan Terakhir Istri untuk Putrinya
Penggeledahan di kediaman terduga teroris LT, kepolisian menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga bilah golok dan buku-buku terkait aksi terorisme.
Ketiga, OA (22), warga Blok Lima, Desa Cikalahang, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, ditangkap di Kota Bandung pada Kamis (17/10/2019).
Dari hasil penggeledahan, tim menemukan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melaksanakan aksi teror, di antaranya, panci bertekanan, alat penanak nasi, cairan kimia, senjata tajam, dan arang.
• Lucinta Luna Bawa Kabur Sepatu Branded dan Mobil Mewah Milik Atta Halilintar, Kenapa?
Dan keempat, MRA (28), warga Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, ditangkap di Kecamatan Jamblang pada Senin (18/11/2019).
Barang bukti yang dikumpulkan, telepon genggam, laptop, dan buku panduan aksi terorisme.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/akbp-syahduddi106.jpg)