Ular Berbisa Tak Bisa Dibedakan dari Ciri Fisik, Panji Petualang Jelaskan Hal yang Sebenarnya
Panji menjelaskan mulai dari bagaimana cara menangani ular dengan benar, sampai cara membedakan ular mana yang berbisa dan tidak.
"Kalau ada dua taring, dia punya bisa mematikan. Kalau tidak ada taring, berarti tidak berbisa. Tetap bisa melukai, tapi hanya luka kecil saja dan tidak berbahaya," ujarnya.
Bahayanya Kobra
Lebih lanjut Panji Petualang menjelaskan, ular kobra berbahaya karena memiliki bisa di dalam mulutnya.
Tak hanya itu, kobra juga bisa menyemburkan bisanya.
• Ular Kobra Juga Terlihat di Ciamis, Ada di Dekat Kompleks Perkantoran Kertasari
Jika terkena kulit yang terluka, bisa tersebut efeknya sama dengan digigit langsung.
Kemudian, jika terkena mata, bisa itu bisa membuat kebutaan.
Panji mengatakan, ular kobra juga tak memiliki sarang.
Mereka biasanya menempati lubang bekas tikus.
"Jadi, tikusnya dimakan, sarangnya ditempati untuk menyimpan telurnya," ujarnya.

Setelah disimpan telurnya, induknya ternyata bakal langsung meninggalkan telurnya.
Tujuh puluh lima hari setelahnya, telur tersebut langsung menetas.
Anak-anak kobra pun akan langsung mandiri, mencari makan sendiri.
"(Jadi), kalau dicari induknya di mana, itu mustahil bisa ketemu, karena bisa jadi induknya sudah pergi jauh sejak 2,5 bulan lalu," ujar Panji.
Cara Menangani
Panji Petualang lalu memberikan tips bagaimana cara menangani ular berbisa.