Berita Cirebon
Menjelang Natal & Tahun Baru, Polresta Cirebon Telah Menyisir Ke Tempat Terduga Jaringan Teroris
Polresta Cirebon tengah melakukan antisipasi aksi teror menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020 di wilayah Kabupaten Cirebon
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepolisian Resorta (Polresta) Cirebon tengah melakukan antisipasi aksi teror menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020 di wilayah Kabupaten Cirebon.
Kapolresta Cirebon, AKBP M Syahduddi, mengatakan, terkait aksi teror, pihaknya pun telah berkoodinasi dengan para pemuka agama di Kabupaten Cirebon.
• 1.306 Personel Dikerahkan Untuk Pengamanan Natal di Kabupaten Cirebon
"Kami siagan sekitar 1.300 personel, untuk menjaga hari tersebut, termasuk menjaga gereja," kata Syahduddi di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (15/12/2019).
Selain itu, kata Syahduddi, pihaknya pun sudah menyisir ke sejumlah di Kabupaten Cirebon yang diduga menjadi kantung-kantung jaringan kelompok teroris.
• Isu Pengendalian Narkotika di Dalam Lapas Jadi Perhatian, Temukan Barang Ini Saat Razia Dadakan
"Akan kami deteksi dini ke tempat yang beberapa waktu lalu didatangi oleh densus 88," katanya.
Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan upaya penangkapan terduga teroris.
Di Kabupaten Cirebon, dalam dua bulan terakhir ini, empat warga ditangkap karena diduga sebagai anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Yang pertama, YF (49), warga Blok Balong, Desa Bojong Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, terduga ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror pada Minggu (13/10/2019) di daerah Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.
Dari hasil pengembangan yang telah dilakukan, terduga merupakan jaringan Amir JAD Cirebon.
• Isu Pengendalian Narkotika di Dalam Lapas Jadi Perhatian, Temukan Barang Ini Saat Razia Dadakan
Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni cairan kimia, bahan peledak, anak panah, busur panah, senjata rakitan, senjata angin, buku panduan, dan arang.
Kedua, LT warga Blok Tanah Baru Selatan, Desa Panembahan, Kecamatan Plered, LT ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror pada Senin (14/10/2019) pukul 20.00 WIB di kediamannya.
Penggeledahan di kediaman terduga teroris LT, kepolisian menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga bilah golok dan buku-buku terkait aksi terorisme.
Ketiga, OA (22), warga Blok Lima, Desa Cikalahang, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, ditangkap di Kota Bandung pada Kamis (17/10/2019).
• Vanessa Angel Coret Angka 80 Juta, Pasang Angka 118 Juta, Netizen Minta Diskon, Apa Maksudnya ya?
Dari hasil penggeledahan, tim menemukan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melaksanakan aksi teror, di antaranya, panci bertekanan, alat penanak nasi, cairan kimia, senjata tajam, dan arang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/syahduddi9.jpg)