WNA Malaysia yang Ditangkap Imigrasi Cirebon Diduga Kabur dari Panti Rehabilitasi Narkoba Kuningan

WNA itu ditangkap karena overstay atau melebihi izin tinggal selama 48 hari.

WNA Malaysia yang Ditangkap Imigrasi Cirebon Diduga Kabur dari Panti Rehabilitasi Narkoba Kuningan
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cirebon, Arfa Yuda Indriawan, menunjukkan paspor WNA asal Malaysia, MS, yang diamankan jajarannya pada Jumat (29/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunCirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM- Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon menangkap WNA asal Malaysia berinisial MS (28) pada Jumat (29/11/2019).

WNA itu ditangkap karena overstay atau melebihi izin tinggal selama 48 hari.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, M Tito Andrianto, mengatakan, MS ditangkap di rumah kerabatnya di Desa Wotgali, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.

"Dari pemeriksaan sementara, MS ini mengaku sedang menjalani rehabilitasi narkoba," ujar M Tito Andrianto dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jabar, Sabtu (30/11/2019).

Menurut dia, MS datang ke Indonesia untuk mengikuti rehabilitasi di Panti Rehabilitasi Sosial KP Napza IPWL Rumah Tenjo Laut, Kabupaten Kuningan.

Namun, MS kabur dari panti rehabilitasi tersebut pada 26 November 2019 dan tinggal di rumah kerabatnya itu.

Tito mengatakan, MS merasa tidak betah dan merasa jenuh tinggal di panti rehabilitasi itu sehingga nekat kabur.

"Yang bersangkutan beralasan ke pengurus panti ingin memperpanjang izin tinggal," kata M Tito Andrianto.

Tito mengakui hal itu barulah pengakuan MS dari pemeriksaan sementara yang telah dilakukan.

Pihaknya belum mendalami informasi mengenai kebenarannya ke panti rehabilitasi narkoba tersebut.

Ia berjanji bakal mendatangi Panti Rehabilitasi Sosial KP Napza IPWL Rumah Tenjo Laut untuk memastikan kebenarannya.

"Kami akan cek apa benar yang bersangkutan sedang melakukan rehab dan apakah ada WNA lain di panti rehabilitasi itu," ujar M Tito Andrianto.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved