Breaking News:

Liga 1 2019

Barito Putera Diuntungkan Karena Tak Ada Ezechiel & Berhasil Curi Poin di Kandang Persib Bandung

Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman mensyukuri hasil imbang 0-0 dari Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Persib Bandung vs Barito Putera 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG  - Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman mensyukuri hasil imbang 0-0 dari Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/11/2019).

Djanur, sapaan akrabnya, memberikan apresiasi setinggi-tinggi kepada para pemain Laskar Antasari karena telah bermain dengan penuh motivasi.

VIDEO Highlight - Persib Bandung Gagal Amankan Tiga Poin Lawan Barito Putera, Skor Akhir 0-0

"Pertama saya panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, target minimal kami tercapai dapat satu poin dari pertandingan yang cukup berat."

"Saya apresiasi juga daya juang pemain yang luar biasa seperti pemain kemrin yang datang di preskon dia akan bekerja keras. Soal hasil sudah ada yang mengatur, untuk itu kami tim pelatih memberikan apresiasi kepada pemain hari ini," ujar Djanur dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Mengenai jalannya pertandingan, pelatih asal Majalengka ini mengakui bahwa Persib lebih dominan dari timnya.

Ditahan Imbang Barito, Robert Alberts Ungkap Tidak Efektif Menyerang & Tak Bisa Kembangkan Permainan

Namun, Persib Bandung pun sebenarnya lanjut Djanur tak memiliki peluang yang cukup membahayakan bagi timnya pada laga hari ini.

"Jalannya pertandingan hari ini okelah, penguasaan bola Persib menang tapi secara peluang saya pikir gak perlu ada yang jatuh bangun, dia cukup begini begini saja," katanya.

Lebih lanjut, Djanur sebetulnya ingin Barito Putera bisa meraih tiga angka untuk terus naik di klasemen.

Namun satu poin dari Bandung bukanlah sesuatu yang buruk dan patut disyukuri.

"Sekali lagi saya bersyukur satu poin walaupun tidak kesampian tiga poin tapi rekor pribadi masih tetap bertahan alhamdulillah," ucapnya.

Keuntungan Tak Ada Eze

Persib Bandung harus puas berbagi angka dengan Barito Putera pada pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/11/2019). Skor akhir adalah 0-0 untuk kedua kesebelasan.

Absennya Ezechiel N Douassel di lini depan Persib Bandung disyukuri oleh Kiper Barito Putera, Adhitya Harlan.

Menurutnya, permainan Persib yang mengandalkan umpan silang dengan Ezechiel N Douassel sebagai target man tidak berjalan hari ini.

Pemain Persib Bandung Ezechiel
Pemain Persib Bandung Ezechiel (Banjarmasin Pos/Aya Sugiarto)

"Kebetulan kami sama pak Djadjang memang ada keuntungan tanpa Eze."

"Persib kita tahu main dari winger dan bola lambung nya pasti ke Ezechiel karena itu adalah kelebihan Persib di beberapa pertandingan."

"Alhamdulillah pak Djadjang bisa antisipasi kanan kiri sehingga bisa menahan gempuran Persib hari ini," ujar Adhitya Harlan dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Di samping itu, kiper berkepala plontos ini bersyukur timnya bisa meraih angka pada laga ini.

Barito Putera, lanjut Adhitya sukses menahan gempuran bertubi-tubi yang dilakukan Maung Bandung.

"Saya bersyukur bisa ambil poin di sini, kalaupun tadi kita liat Persib beri serangan bertubi tubi, kami sudah dalam latihan coba antisipasi apapun itu."

"Alhamdulillah strategi pelatih bisa dijalankan dengan baik semoga kedepan tim kita bisa lebih baik dan meraih poin untuk mengangkat kami dari zona merah," ucapnya.

Persib Tak Efektif Menyerang

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakan bahwa hasil imbang dari Barito Putera di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/11/2019) bukanlah target timnya.

Robert Alberts mengungkapkan bahwa Persib menginginkan kemenangan untuk bisa menyodok ke posisi lima besar.

"Kami kehilangan dua poin hari ini dan target kami hari ini, jika kami menang maka kami bisa mendongkrak posisi ke urutan kelima. Tapi kami gagal mewujudkan itu," ujar Robert Alberts dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

Pada pertandingan yang berakhir 0-0 itu, Robert Alberts menjelaskan bahwa timnya bermain tidak efektif.

Sehingga, tiga pon yang seharusnya bisa di kantongi pada laga sore hari ini, gagal terwujud.

"Dan alasannya sederhana, kami tidak efektif ketika menyerang, itu alasan utama kami tidak mampu mendapatkan tiga poin hari ini dan menempati posisi lima. Saat ini kami tertahan ke posisi ketujuh, kami kekurangan kekuatan untuk mencetak gol hari ini," katanya.

Permainan Tidak Berkembang

Persib Bandung gagal meraih kemenangan kelima secara beruntun usai ditahan imbang 0-0 Barito Putera di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/11/2019).

Selama 90 menit jalannya laga, Maung Bandung terlihat sangat kesulitan untuk mengembangkan permainan.

Serangan yang dibangun selalu berujung kegagalan, baik itu karena kesalahan sendiri maupun hadangan pemain Barito Putera.

Pelatih Persib, Robert Alberts, menjelaskan alasan mengapa timnya begitu kesulitan menghadapi Laskar Antasari.

"Saya pikir penyerangan kami masih terlalu pelan saat menguasai bola dalam mode menyerang sehingga tidak terlalu efektif. Kami melakukan itu 3-4 kali di babak pertama," ujar Robert dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Selain itu, rapatnya barisan pertahanan Barito Putera sukses membendung serangan Persib.

Bahkan, hal itu membuat Persib memiliki sedikit sekali untuk masuk dalam wilayah berbahaya Barito Putera.

"Kami juga kesulitan dalam menembus pertahanan karena barisan belakang dari Barito dipaksa untuk memastikan serangan kami tidak bisa masuk ke daerah berbahaya mereka. Mereka bermain sangat bertahan," katanya.

Selain itu, duet Esteban Vizcarra dan Kevin Van Kippersluis yang diharapkan menjadi pencetak gol tidak bekerja sesuai rencana.

"Saya berharap kedua striker kami hari ini, Kevin dan Esteban supaya lebih kuat menahan bola dan lebih tajam tapi itu tidak bekerja. Tapi pemain terutama di babak kedua sudah berjuang keras untuk mencetak gol, kedua tim sama-sama mencoba tapi belum cukup efektif," ucapnya.
 

Jalannya Pertandingan

 Persib Bandung harus puas berbagi angka usai ditahan imbang Barito Putera dengan skor 0-0, di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/11/2019).

Dengan hasil imbang ini, Persib gagal menembus lima besar dengan mengumpulkan 41 poin dari 27 kali pertandingan. Maung Bandung masih berada di peringkat ke tujuh.

Persib Bandung langsung mengambil inisiatif serangan diawal babak pertama.

Peluang pertama langsung didapat pasukan Robert Alberts saat laga baru berjalan tiga menit.

Lewat tendangan penjuru yang dieksekusi oleh Kevin Van Kippersluis, Frets Butuan langsung menyontek umpan itu yang sayang masih melambung ke atas mistar gawang Barito Putra.

10 menit pertandingan berjalan, Maung Bandung benar-benar mengurung pertahanan Barito Putera.

Eksplosivnya dua sayap Persib membuat Laskar Antasari harus bertahan cukup dalam.

Terus ditekan, Barito Putera justru berhasil mengancam pertahanan Persib lewat blunder yang dilakukan Ardi Idrus pada menit 16.

Berawal dari salah oper Ardi kepada I Made Wirawan, Barito Putera nyaris mencetak gol yang telah ditinggal kiper. Beruntung sepakannya tak mengarah ke gawang.

Kartu kuning pertama pada laga ini dikeluarkan wasit kepada bek Barito Putera, Donny Monim pada menit 20. Donny menjegal pergerekan dari Febri Hariyadi.

Frets Butuan melewati dua lawan dalam laga Persib Bandung
Frets Butuan melewati dua lawan dalam laga Persib Bandung (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

30 menit laga berjalan, Persib belum mampu menembus pertahanan Barito Putera. Rapatnya pertahanan Barito Putera membuat Persib kesulitan menembak ke arah gawang.

Peluang emas didapat Persib pada menit 33 lewat akselerasi Kevin yang memberikan umpan kepada Frets. Namun barisan pertahanan Barito sukses membuang bola ke luar lapangan.

Menit ke 40, Barito Putera mendapat kesempatan lewat tendangan bebas Rizky Pora. Beruntung, tendangan pemain bernomor punggung 26 ini belum menemui sasaran.

Memasuki akhir pertandingan babak pertama, Persib mendapat peluang emas lewat kerja sama Frets dan Febri. Namun, Febri gagal mengkonversikan peluang itu menjadi gol dan skor berakhir 0-0 di babak pertama.

Memasuki babak kedua, tempo permainan tak jauh berbeda dengan yang terjadi di paruh pertama.

Persib Bandung masih kesulitan untuk mengembangkan permainan karena rapatnya barisan pertahan Barito Putera.

Sadar timnya kesulitan membangun serangan, Robert Alberts memasukan Dedi Kusnandar untuk menggantikan Abdul Aziz pada menit 56.

Untuk menambah daya gedor, kembali pergantian di lakukan oleh Robert dengan memasukan Kim Jeffrey Kurniawan menggantikan Esteban Vizcarra di menit 62.

Persib berpeluang mendapat gol pertamanya lewat tandukan Nick Kuipers pada menit 67. Tetapi sundulannya sukses ditangkap dengan baik oleh kipee Barito Putera, Adhitya Harlan.

Barito Putera melakukan pergantian pemain pada menit 76 dengan memasukan Samsul Arif menggantikan Yakob Sayuri.

Tiga menit kemudian, Gavin Kwan Adsit masuk menggantikan Andri Ibo di pos bek saya kanan yang tampaknya mulai kelelahan.

Namun tak berselang lama, Andi Ibo menerima kartu merah. Ia tampak masuk ke dalam lapangan kembali padahal sudah digantikan.

Menyisakan waktu kurang lebih 10 menit, Persib masih cukup kesulitan untuk mencetak gol. Bahkan, peluang jarang didapat oleh Maung Bandung.

Untuk menambah daya gedor, Erwin Ramdani dimasukan untuk menggantikan Kevin Van Kippersluis yang tampaknya belum menemukan performa terbaiknya.

Frets Butuan mendapat peluang emas pada menit 87 lewat akselerasinya. Namun, sepakannya masih mampu dimentahkan oleh Adhitya Harlan.

Hingga akhir pertandingan, Persib gagal membuka skor. Maung Bandung harus puas dengan hasil imbang 0-0.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved