Heboh Makam Kuno di Indramayu
Soal Temuan Makam di Indramayu, Disbudpar: Kami Belum Bisa Klaim Makam Itu Kuno Sebelum Diteliti
Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Indramayu belum bisa mengklaim temuan makam di Desa Kiajaran Wetan
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Indramayu belum bisa mengklaim temuan makam di Desa Kiajaran Wetan Indramayu sebagai situs makam kuno atau bukan.
Hal tersebut disampaikan Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disbudpar Kabupaten Indramayu, Tinus Suprapto saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Kamis (21/11/2019).
Dirinya mengatakan, harus ada pembuktian terlebih dahulu melalui proses penelitian oleh tim ahli yang berkompeten di bidangnya untuk membuktikan temuan itu sebagai makam kuno.
"Belum ada laporan baik dari pemerintah desa maupun masyarakat kepada kami. Kami ingin melihat langsung terlebih dulu ke lapangan apakah makam itu termasuk era lama atau seperti apa," ujar dia.
Tinus Suprapto mengimbau, bilamana ada temuan-temuan situs yang diduga cagar budaya seperti makam kuno, masyarakat diminta untuk melaporkan temuan itu ke Disbudpar.
Hal tersebut demi meminimalisasi dugaan-dugaan yang menyimpang di tengah masyarakat.
Pasalnya, temuan benda bersejarah yang dianggap kuno atau tua kerap kali dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mitos.
"Masyarakat mengakui seperti itu sah-sah saja. Tapi kami berusaha agar bisa meminimalisasi hal-hal yang bisa memitoskan dan menjadikan tempat tersebut tidak sesuai dengan ajaran," ucap dia.
• Ratusan Peziarah Berbondong-Bondong Ke Makam Kuno Syekh Abdul Rahman di Indramayu
• INI Sosok Syekh Abdul Rahman yang Makamnya Ditemukan di Kiajaran Wetan Indramayu,Sosok Tak Sembarang
• Sempat Disangka Bukan Kuburan, Makam Kuno yang Ditemukan di Indramayu Dibongkar, Ada Tulang Manusia
Dalam hal ini, disampaikan Tinus Suprapto, Disbudpar akan melakukan tinjauan terlebih dahulu ke lokasi penemuan makam kuno sebelum melakukan tindakan selanjutnya dengan mengundang tim ahli, dalam hal ini Balai Arkeologi (Balar) Jawa Barat.
Seperti diberitakan sebelumnya, makam kuno yang diduga makam seorang Wali Allah bernama Syekh Abdul Rahman ditemukan warga di kawasan tempat pemakaman umum Blok Langgen Desa Kiajaran Wetan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.
Makam itu ditemukan warga pada Sabtu 16 November 2019 malam.
"Hari ini kami ingin melihat ke lapangan dulu," ujar dia. (*)