2 Kecelakaan di Jalur Maut, Penyeberang Jalan Tewas, Sedangkan Pengendara Motor Luka Berat

Dua kecelakaan terjadi di jalur Cianjur-Sukabumi di hari yang sama dalam waktu yang berbeda. Satu orang mengalami luka berat dan

Istimewa
Petugas kepolisian menunjukkan lokasi motor yang menabrak truk tronton 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Dua kecelakaan terjadi di jalur Cianjur-Sukabumi di hari yang sama dalam waktu yang berbeda. Satu orang mengalami luka berat dan satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Kecelakaan yang menyebabkan penyeberang jalan tertabrak dan meninggal dunia terjadi Selasa (19/11/2019) malam sekitar pukul 19.20 WIB di jalan raya Sukabumi-Warungkondang tepatnya di Kampung Cieundeur RT 01/01, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang.

Kapolsek Warungkondang, AKP Gito, mengatakan kronologisnya berawal saat kendaraan Suzuki Carry (angkot) bernomor polisi F-1999-WX yang dikemudikan oleh Asep Irawan (19) melaju dari arah Cianjur menuju Warungkondang.

"Saat menempuh jalan lurus mendahului kendaraan roda empat dengan posisi tidak aman, sehingga terjadi menabrak penyeberang jalan," ujar Gito, Rabu (20/11/2019).

Penyeberang jalan Ida Ratna (55) yang datang dari bahu jalan sebelah kiri langsung terpental dan meninggal di tempat.

Kecelakaan lainnya di jalur yang sama seorang lelaki tunawicara mengalami luka berat, setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak tronton yang sedang melaju dari arah berlawanan di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi atau tepatnya di Kampung Dangdeur, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Selasa (19/11/2019) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan informasi kejadian itu berawal saat sepeda motor Yamaha Mio B 6240 VBZ yang dikemudian pria tunawicara yang belum diketahui identitasnya itu melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi, namun tepat di lokasi kejadian sepeda motor yang kendarai oleh pria yang diperkirakan berusia 37 tahun itu secara tiba-tiba belok ke sebelah kanan dan menabrak samping kanan tronton Hino box B 9569 KEU yang datang dari arah berlawanan, sehingga sepeda motor tersebut terpental dan pengemudinya terjatuh ke sebelah kiri.

Pengemudi Tronton Ahmad Fatoni (36) mengatakan, saat kejadian tersebut kendaraan yang dikemudikannya melaju dalam kecepatan sekitar 40 Km/Jam, meski tidak dalam kecepatan yang terlalu tinggi namun ia mengaku tak dapat menghidari tabrakan itu.

"Saya kira pengemudinya mabuk, kok tiba-tiba motor itu belok ke kanan," ujarnya di lokasi kejadian.

Kapolsek Warungkondang, AKP Gito mengatakan pengemudi kendaraan sepeda motor Yamaha Mio B 6240 VBZ tidak menjaga jarak yang aman sewaktu belok ke kanan sehingga menabrak bagian depan samping kanan tronton Hino box B 9569 KEU yang melaju dari arah berlawanan.

Evi Apita Maya, Caleg yang Dianggap Terlalu Cantik di Foto Pemilu Kecelakaan di Tol Cipularang KM 77

Caleg DPD RI yang Dianggap Terlalu Cantik di Foto oleh Pesaingnya Kecelakaan di Tol Cipularang KM 77

TERKINI,Kecelakaan Tol Cipularang KM 77 Tak Ada Korban MD Hanya Luka,Hingga Kesaksian Korban Selamat

"Pengemudi sepeda motor mengalami luka berat, saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit,"katanya.

Menurutnya pengendara sepeda motor tidak membawa SIM dan KTP sehingga pihak kepolisian belum bisa memastikan identitasnya.

"Pengedara sepeda motor tunawicara sehingga kami kesulitan untuk mengorek keterangan,"ujarnya

Lanjut Gito saat ini kasus kecelakaan tersebut sudah ditangani unit laka Polres Cianjur.

"Sepeda motor dan tronton sudah diamankan untuk dijadikan barang bukti," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved