Persib Bandung

Febri Hariyadi dan Ardi Idrus Kemungkinan Tak Main Saat Lawan Barito, Robert Alberts Lakukan Rotasi

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memastikan bahwa dua pemain yang membela Tim Nasional Indonesia

Febri Hariyadi dan Ardi Idrus Kemungkinan Tak Main Saat Lawan Barito, Robert Alberts Lakukan Rotasi
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Febri Hariyadi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUCIREBON.COM, BANDUNG  - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memastikan bahwa dua pemain yang membela Tim Nasional Indonesia senior.

Febri Hariyadi dan Ardi Idrus akan kembali ke tim pada 21 November 2019.

Namun, keduanya belum bisa dipastikan apakah bisa diturunkan pada saat Persib Bandung menjamu Barito Putera, Minggu (24/11/2019).

Persib Bandung Bisa Saja Datang dengan Tawaran Menarik untuk Angkut Marko Simic dari Persija Jakarta

Sebab, pelatih asal Belanda ini akan melihat terlebih dulu kondisi keduanya pasca pertandingan menghadapi Malaysia malam nanti.

"Mereka main hari ini, besok pulang dan tanggal 21 sudah kembali, tapi normalnya seperti yang sudah saya katakan, pemain yang kembali dari timnas, mereka kelelahan."

"Jadi kita akan lihat bagaimana kondisi mereka ketika kembali baik secara fisik dan mental. Kami memikirkan itu," ujar Robert Alberts setelah memimpin latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (19/11/2019).

Marko Simic Masih Ogah Tandatangani Kontrak Baru Dengan Persija Jakarta, Mau Bergabung Ke Klub Lain?

Robert Alberts pun membuka peluang untuk kembali menurunkan Zalnando pada pertandingan kontra Barito Putera.

Pemain asal Cimahi itu memang bermain cukup baik saat menggantikan Ardi Idrus di posisi bek kiri pada saat menghadapi Arema FC pekan lalu.

"Selalu ada peluang besar bagi Zalnando, tergantung apakah Ardi akan main atau tidak. Kami berharap yang terbaik untuk Ardi dan Febri jika mereka bermain bersama tim nasional dan kita akan lihat nanti," katanya.

Lakukan rotasi

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, tak menutup kemungkinan akan melakukan rotasi pada saat menjamu Barito Putera di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/11/2019).

Banyaknya pemain yang terancam akumulasi kartu, lanjut Robert menjadi pertimbangan untuk melakukan rotasi.

Robert Alberts
Robert Alberts (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

Ardi Idrus, Achmad Jufriyanto, Harioni dan Febri Hariyadi adalah pemain kunci yang terancam akumulasi kartu di pertandingan sesudah melawan Barito Putera.

"Iya kami harus melakukan rotasi karena ada banyak pemain yang sudah mendapat kartu kuning."

"Kami harus terus menyegarkan kondisi pemain usai melakukan perjalanan," ujar Robert Alberts setelah memimpin latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (19/11/2019).

Menurut Robert Alberts, akan terlalu bersiko jika memaksakan untuk memainkan pemain yang terancam akumulasi kartu.

Apalagi jika keempat pemain di atas semuanya mendapatkan kartu kuning saat menghadapi Barito Putera.

"Tidak bisa kami bermain dengan lima pemain dengan kartu kuning dan berikutnya kelima pemain itu tidak bisa bermain. Itu yang menjadi salah satu perhatian kami," katanya.

"Kami harus melakukan rotasi dengan baik sehingga ketika ada pemain yang mendapat akumulasi, pemain penggantinya siap dan tidak sedang kelelahan, itu yang sangat penting untuk menghadapi akhir kompetisi," ucapnya.

Latihan di Stadion Si Jalak Harupat

Dalam dua pekan terakhir, Stadion Si Jalak Harupat menjadi tempat berlatih bagi para pemain Persib Bandung.

Dengan tingginya pemakaian rumput stadion milik Pemkab Bandung ini, dikhawatirkan akan terjadi kerusakan.

Namun, Pelatih Persib, Robert Alberts, mengaku tak khawatir meskipun rumput Stadion Si Jalak Harupat akan terus digunakan.

"Itu bukan karena kami berlatih setiap hari di sini, kami tahu bagaimana cara memelihara lapangan setiap hari. Jadi kami berlatih di sini karena akan memainkan semua laga di sini. Dan saat ini tidak ada lapangan lain di Bandung, GBLA terlalu jauh untuk perjalanan untuk latihan rutin seperti ini," ujar Robert Alberts setelah berlatih di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (19/11/2019).

Di samping itu, Persib pun memiliki masalah ketika Stadion Si Jalak Harupat tak bisa digunakan sebagai tempat berlatih.

Seperti yang terjadi pada hari ini dan besok dimana Persib seharusnya berlatih pada sore hari.

"Iya, ketika membuat lapangan yang bagus, itu harus dipelihara dan saya lihat itu masalah di (Si Jalak) Harupat. Seperti besok kami merencanakan akan berlatih sore hari tapi itu batal karena ada event kepolisian dan event pemerintahan. Jadi sekali lagi, sulit bagi Persib Bandung untuk menjaga ritme latihan," katanya.

Menurut mantan pelatih PSM Makassar ini, latihan sore atau pagi tidak serta merta dilakukan dengan sembarangan.

Ada perhitungan yang dilakukan agar para pemain bisa berlatih secara maksimal.

"Karena sangat penting untuk mengatur kapan latihan pagi dan kapan latihan sore sesuai dengan intensitas latihannya dan berhitung soal waktu recovery pemain."

"Seperti kemarin, kami dapat kabar (hari ini) tidak bisa berlatih sore hari. Sebagai klub yang profesional tentu itu adalah masalah karena kami tidak bisa berlatih dengan cara yang kami inginkan. Ini masalah yang semua orang tahu soal lapangan di Bandung," katanya.

Meski memiliki banyak kendala soal lapangan latihan, Robert bersyukur karena tidak ada kendala yang serius.

Sebab, dia juga memahami bahwa Stadion Si Jalak Harupat adalah milik umum yang bisa digunakan oleh siapa saja.

"Tapi sejauh ini kami bisa mengatasinya. Hanya Harupat adalah markas kami tapi ini dipakai oleh banyak orang yang akhirnya membuat kondisi lapangannya tidak bagus."

"Bukan karena kami selalu berlatih di sini karena kami paham bagaimana memeliharanya. Tapi ini karena dipakai banyak orang dan banyak event, jadi itu yang menyulitkan," ucapnya.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved