Jadi Menhan, Prabowo Subianto Disebut Pengamat Peluang Besar Maju dan Didukung PDIP di Pilpres 2024
Pengamat Politik Effendi Gazali mengungkapkan Prabowo Subianto kemungkinan akan diusung PDIP pada Pilpres 2024
"Misalnya Jonan penggantinya siapa, profesional kan, Arifin Tasrif yang dulu pernah di pupuk petrokimia, duta besar Indonesia di Jepang, ini sebetulnya perpanjangan tangan siapa sih?," ucap Effendi.
"Maksud saya, ini Jonan dibandingkan dengan penggantinya ini, ini perpanjangan tangan siapa sih?," imbuhnya.
Effendi melanjutkan penjelasannya, beberapa menteri baru yang kini duduk di kabinet memiliki sejarah kedekatan dengan presiden.
"Jadi gini kalau kabinet sudah terbentuk, suka-suka beberapa partai merasa dirinya 'Wah tapi kan tidak dapat sesuai yang diinginkan', padahal nanti kalau Anda telusuri ini dekatnya dengan siapa, lebih dari yang diinginkan," ujarnya.
"Ada juga beberapa 'Kami itu dapatnya tidak sesuai dengan yang kami harapkan', tapi kemudian setelah ditelusuri 'Oh ternyata ini adiknya si ini, oh ini ternyata orang dekatnya ini', tidak masuk posnya gitu, tapi setelah digabung jumlahnya banyak."
Ia lantas menyoroti tentang pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada para menteri saat mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju.

Kala itu, Jokowi mengimbau para menteri untuk menjunjung tinggi visi misi presiden dan wakil presiden.
Terkait pernyataan itu, Effendi menyinggung keberadaan Prabowo dalam kabinet.
Diketahui, Prabowo merupakan rival Jokowi dalam Pilpres 2019 lalu.
"Bisa juga karena ini betul-betul berwarna, dan jangan lupa ada juga dulu berkompetisi masuk ke dalam," kata Effendi.
"Tapi kan Pak Presiden kan sebetulnya sudah antisipasi dengan mengatakan 'Kalau soal pertahanan Pak Prabowo lebih tahu dari saya'." (*)