Viral Video Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Dimarahi Warga, Ini yang Jadi Gara-garanya

Ganjar kemudian menunduk ke arah pria itu sambil memberikan penjelasan bahwa ia memang ingin datang ke lokasi itu.

Editor: Machmud Mubarok
(KOMPAS.com/HUMAS PEMPROV JATENG)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Kendati begitu, Ganjar mengatakan tetap berusaha datang untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Kedatangannya hanya ingin menyampaikan bahwa jalan yang dulunya rusak parah itu sudah diperbaiki dan telah dipersembahkan bagi warganya.

"Saya bilang kepada mereka sekarang sudah jadi jalannya, dan silakan dimanfaatkan warga," ujar dia.

Warga yang sebelumnya kecewa akhirnya menyampaikan terima kasih kepada Ganjar karena telah memenuhi permintaan masyarakat dengan menemui mereka. 

Tinjau PLTU

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Karangkandri Cilacap segera memperbaiki manajemen pengelolaan limbah. Hal itu disampaikan Ganjar saat meninjau PLTU Cilacap, Kamis (24/10/2019).

Pada kesempatan itu Ganjar mengecek tempat pembuangan limbah dan penyimpanan batubara yang beberapa waktu lalu diprotes warga.

"Kemarin ketika ke Jepang PLTU-nya sangat bersih. Ini kan semuanya sudah di bawah ambang batas, artinya aman semua, tinggal diperbaiki saja secara optimal manajemen limbahnya," kata Ganjar, melalui keterangan tertulis, Kamis.

Ganjar mengatakan, telah menginstruksikan agar PLTU membenahi sistem pengiriman limbah yang lebih cepat dan penyiraman yang lebih intens.

Debu tersebut berasal dari limbah batubara yang telah dibeli oleh pabrik semen.

"Ini ternyata ada yang menerima atau membeli yakni pabrik semen. Tapi karena sistem delivery-nya membutuhkan waktu dan belum beres, disimpan di sini. Tapi, karena kemarin kemarau debunya terbang kemana-mana dan dikomplain," ujar Ganjar.

Viral Video Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Dimarahi Warga, Ini yang Jadi Gara-garanya

Seorang Cewek Publik Figur Digerebek Saat Berhubungan Badan Threesome di Kamar Hotel, Siapa ya?

Sedangkan untuk mengatasi persoalan bau dari tempat penyimpanan batubara, kata Ganjar, PLTU segera membuat dome atau kubah penyimpanan yang lebih tertutup.

Selain itu, terkait persoalan sumur-sumur warga yang mengering, Ganjar mengatakan, telah diantisipasi dengan droping air dari PDAM.

"Kemarin juga dikomplain sumur warga mengering, maka PDAM masuk. Ini soal pengelolaan air bawah tanah. Ini di sebelahnya PLTU penduduk dan perbatasan. Nanti diperbanyak pohon saja di sini, semakin banyak itu akan semakin membantu," kata Ganjar.

Diberitakan sebelumnya, Koalisi Masyarakat Terdampak PLTU mendesak agar tempat penampungan limbah B3 dipindah. Sebab, tempat tersebut berdekatan dengan permukiman warga sehingga menyebabkan pencemaran udara.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved