Tokoh Akademis Indramayu Soroti Tiga Tantangan Yang Bakal Dihadapi Kabinet Indonesia Maju
Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan jajaran menteri-menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan jajaran menteri-menteri dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.
Masyarakat pun diminta untuk mendukung program-program kerja pemerintah dalam lima tahun kedepan.
Direktur Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Purnama Niaga Indramayu, Hadi Santoso mengatakan, masyarakat sangat berharap di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin untuk bisa menjawab semua persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia.
• Kiky Saputri Berani Roasting 4 Menteri, Bikin Satu Studio Tertawa & Susi Pudjiastuti Acungi Jempol
• Gaji Menteri Hanya Rp 5 Juta, Tapi Lihat Tunjangannya Wow Banget Hingga Dapat Fasilitas Mewah
"Saya kira saya yang mewakili kalangan akademis kita tetap melakukan kajian kritis. Kritis di sini adalah apabila ada salah kita kritik dan apabila benar kita dukung," ujar Hadi kepada Tribuncirebon.com, Kamis (24/10/2019).
Menurutnya, ada tiga tantangan yang paling mendesak dan menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran pemerintahan yang baru.
• Sebelum Beredar Video Mesum Mirip Artis Gisella, Ternyata Video Mirip 5 Artis Ini Sempat Bikin Heboh
Pertama, bagaimana cara pemerintah untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Terutama begini, pertumbuhan ekonomi kita sekarang sekitar lima persen, saya harapkan Pak Joko Widodo dan KH Maruf Amin ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan membangun kepercayaan pasar," ucap dia.
Kedua yaitu, faham-faham radikalisme dan terorisme yang secara masif sudah menyebar luas di hampir seluruh daerah di Indonesia.
Hal tersebut tentunya menjadi tantangan pemerintah yang baru.
Bagaimana cara pemerintah dalam memberantasnya faham-faham yang berbahaya itu hingga ke akar-akarnya.
Ketiga yakni, persoalan korupsi yang hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah.
Tindak korupsi juga sudah merambat dan merajalela hingga ke daerah-daerah.
• Saat Debat Capres Sempat Sebut Pertahanan Indonesia Lemah, Ini Kata Prabowo Subianto Sekarang
Oknum-oknum yang terlibat dalam lingkaran korupsi sebagian besar biasanya merupakan para pejabat pemerintahan.
Hal tersebut tentu akan berdampak pada ketidak percayaan masyarakat kepada pemerintah.
"Bagaimana cara pemerintah mengentaskan tindakan korupsi ini juga harus menjadi pertimbangan Bapak Presiden," ucap dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/hadi1.jpg)