Perjalanan Panjang Lika-liku Muhammad Reza Wisudawan Terbaik ITB IPK Nyaris Sempurna Asal KBB
Jantung Muhammad Reza Nurrahman (22) berdetak cukup kencang saat namanya dipanggil. Dengan langkah meyakinkan, ia berjalan menuju mimbar
Uang Rp 5.000
Sebagai mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi, anak kedua dari tiga bersaudara ini berkesempatan untuk tinggal di asrama. Namun baru 3 jam di asrama, ia memutuskan untuk kembali ke rumah, yang menurutnya lebih nyaman. Untuk pulang-pergi ke kampus, ia menggunakan motor bebek Honda Legenda. Tak lupa ia membawa bekal makanan agar tidak jajan di kampus.
• Mahasiswi Ini Lulus Predikat Cumlaude, Sehari-hari Nyambi Sopir Grab dan Guru Les Privat
• Sering Cap Orang dengan Sebutan Dungu, Terbongkar Ternyata Rocky Gerung Tak Lulus di 4 Jurusan
• Lagi Viral Mahasiswa Wisuda Bawa Gabus Bergambar Ibu Kandungnya yang Sudah Meninggal, Kisahnya Sedih
“Pengeluaran Reza per hari Rp 5.000 untuk bensin saja. Reza nggak pernah jajan dan nggak suka nongkrong. Habis kuliah dan kegiatan organisasi, Reza langsung pulang ke rumah,” ungkapnya.
Uang saku dari Bidikmisi sebesar Rp 950.000 per bulan ia tabungkan. Untuk kebutuhan kuliah dan lainnya, ia mengandalkan hasil mengajar di lembaga olimpiade dengan honor Rp 125.000 per jam.
“Karena pernah dapat perak OSN, jadi diminta untuk mengajar. Karena (OSN) musiman, jadi mengajarnya pun musiman,” ucapnya.
Dari honor mengajar ini, ia bisa membantu orangtuanya. Sedangkan tabungannya digunakan untuk keperluan keluarga lainnya termasuk persiapan untuk menikah. (*)