Breaking News:

Politik

Sosok Nadiem Makarim yang Sebenarnya, Lulusan Amerika, Cucu Pejuang Kemerdekaan RI Keturunan Arab

Seperti tebakan banyak pengamat, menteri muda yang disebut-sebut Jokowi, bakal menjadi. . .

()
CEO Gojek, Nadiem Karim 

"Saya ikut. Tahun kedua, halalbihalal lagi, saya diminta berdiri di titik yang sama. Di titik itu lagi. Kali ini saya menolak," tulisnya.

Lebih lanjut akun Jokowi menuliskan, sebagai presiden, Joko Widodo tak ingin ada rutinitas yang membelenggu.

Karena itu, dalam acara tersebut, Jokowi pindah lokasi.

CEO Go-Jek, Nadiem Makarim.
CEO Go-Jek, Nadiem Makarim. ((Oik Yusuf/KOMPAS.com))

"Saya bilang ke Menteri Sekretaris Negara, “ayo pindah lokasi.” Kalau tidak pindah, akan jadi kebiasaan, akan dianggap sebagai aturan dan wajib diikuti."

"Ini contoh kecil kegiatan yang monoton dan rutinitas yang membelenggu. Ada banyak contoh besar di mana kita terjebak dalam rutinitas yang monoton."

"Padahal, dalam dunia yang sangat dinamis dan yang kompetitif, kita harus terus mengembangkan cara-cara baru. Nilai-nilai baru," tulisnya.

Barulah kemudian akun tersebut menuliskan mengenai menteri.

Jokowi menuliskan, ingin para menteri kabinet yang terpilih nanti, datang dengan pikiran yang inovatif, produktif, bekerja keras dan cepat.

 Nadiem: Go-Jek Sudah Nggak Butuh Bantuan, Kami Startup Mapan

"Tugas kita bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan, tetapi memastikan masyarakat menikmati pelayanan dan hasil pembangunan."

"Pekerjaan birokrasi tidak hanya mengirim pesan-pesan, tapi making delivered: menjamin agar manfaat program dirasakan oleh masyarakat. Dan itu hanya bisa terwujud jika kita tidak terjebak rutinitas yang monoton," tulisnya.

Hingga tulisan ini dibuat, unggahan tersebut sudah disukai oleh ratusan ribu warganet.

Tak sedikit warganet yang turut mendoakan dan menyemangati Presiden Jokowi di kolom komentar.

"Selamat pak de jokowi ayo kerja keras bawa Indonesia terbang tinggi pak," tulis @resaasak.

"Kelimax, selamat pak jokowi," tulis @rahmat.juwanto.

"Semoga kedepan Indonesiaku lebih baik," tulis @samir_arisandy.

Profil Nadiem Makarim

TRIBUNJABAR.ID - Nadiem Makarim dinilai sebagai salah satu orang berpengaruh besar dalam perekonomian di Indonesia.

Kesuksesannya mengelola perusahaan menjadi daya tarik tersendiri di mata publik.

Sosoknya juga telah menjadi banyak panutan orang dalam berbisnis.

 Mimpi Sang Ayah Bermain di Persib Bandung Akan Diwujudkan Sang Putra, Ronaldo

 Pagi Ini, Jenazah Tukang Kopi di Sukabumi yang Jadi Korban Pembunuhan Sadis Diterbangkan ke Aceh

 Terungkap, Kakak yang Nikahi Adiknya Tolak Lamaran Pria Lain Sebelum Kabur, Ini Penuturan Istri Sah

Berikut eberapa fakta-fakta menarik tentang kehidupan bos perusahaan Gojek ini.

1. Lahir di Singapura

Pria bernama lengkap Nadiem Anwar Makarim ini lahir di Singapura 4 Juli 1984.

Usianya sekarang menginjak 35 tahun.

2. Silsilah Keluarga

Putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri adalah anak bungsu dari tiga bersaudara.

Ayahnya merupakan seorang aktivis dan pengacara.

Sedangkan ibunya bekerja sebagai penulis lepas dan merupakan putri dari seorang sosok perintis kemerdekaan Indonesia, Hamid Algadri.

Melansir dari Wikipedia.org, Hamid Algadri adalah seorang pejuang perintis kemerdekaan Indonesia keturunan Arab yang berjasa dalam perundingan Linggarjati, perundingan Renville, KMB, dan salah satu anggota parlemen pada masa awal berdirinya negara Republik Indonesia.

Pada tahun 2014, Nadiem pun menikah dengan wanita bernama Franka Franklin.

 Bocoran Sosok yang Akan Masuk di Kabinet Jokowi, Kriterianya Muda, Cantik dan Cerdas, Siapa Mereka?

3. Pendidikan

Nadiem Makarim
Nadiem Makarim ()

Nadiem Makarim mengenyam pendidikan dasar dan menegah pertamanya di Jakarta.

Ketika melanjutkan ke pendidikan SMA, Nadiem pindah bersekolah di Singapura.

Lulus SMA, Nadiem pun memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di jurusan International Relations di Brown University, Amerika Serikat.

Ia mengenyam pendidikan di Brown University dari tahun 2002 hingga 2006.

Tiga tahun kemudian, ia pun melanjutkan pendidikan pasca-sarjana di Harvard Business School dan mendapatkan gelar Master of Business Administration (MBA).

4. Awal Karier

Nadiem merintis kariernya dengan bergabung bersama perusahaan Mckinsey & Company yang berbasis di Jakarta pada tahun 2006.

Ia direkrut perusahaan tersebut sebagai konsultan manajemen selama tiga tahun.

Nadiem juga bekerja di Zalora Indonesia sebagai Co-Founder serta Managing Editor.

Ia kemudian memutuskan keluar dari Zalora dan bekerja di Kartuku sebagai Chief Innovation Officer.

 Presiden Jokowi Jadi Sampul Majalah Gaya Hidup di Arab Saudi, Ini yang Dibahas

5. Mendirikan Gojek

gojek
gojek (Kolase TribunStyle.com)

Di tahun 2011, Nadiem Makarim mulai merintis perusahaannya yang kemudian dikenal dengan Gojek.

Gojek merupakan aplikasi pesan ojek online yang telah berkembang besar di Indonesia.

Perusahaan itu disebut memperoleh pendanaan sebesar USD 550 juta atau setara dengan Rp7,2 triliun pada 2016 lalu.

Gojek pun tak hanya menyediakan jasa pesan ojek online saja, namun juga jasa antar barang (Go-Send), makanan (Go-Food), kebersihan, massage, dan lain-lain.

Kini, aplikasi Gojek bahkan telah beroperasi di 50 kota di negara-negara Asia Tenggara.

Berdasarkan riset terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Gojek disebut telah berkontribusi sebesar Rp 9,9 triliun per tahun kepada perekonomian Indonesia. (Tribun Jogja)

 Hasil Keputusan MK, Rocky Gerung Sebut Prabowo Gembira Saja, Jokowi Malah yang Gugup

Nadiem Dipanggil Istana

Bos Gojek Nadiem Makarim datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019), dengan mengenakan baju putih lengan panjang.

Kedatangannya ke Istana pagi ini bertepatan dengan rencana Jokowi mengumumkan kabinet.

Namun, ia tidak menjawab apakah kehadirannya di Istana apakah karena telah ditunjuk jadi menteri oleh Jokowi.

"Saya dipanggil Presiden. Nanti ya, nanti ya," kata dia.

Bos Gojek Nadiem Makarim datang ke Istan Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) dengan mengenakan baju putih lengan panjang.
Bos Gojek Nadiem Makarim datang ke Istan Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) dengan mengenakan baju putih lengan panjang. (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Selama ini nama Nadiem Makarim diprediksi akan mengisi keinginan Jokowi dalam mengembangkan ekonomi berbasis digital.

Jokowi juga pernah mengungkapkan rencana menghadirkan Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif.

Gojek Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu perusahaan rintisan atau startup yang terbilang sukses.

Bahkan, Gojek sudah berstatus perusahaan decacorn atau perusahaan yang memiliki valuasi lebih dari 10 miliar dollar AS.

 Mahfud MD Hadir di Istana, Pakai Kemeja Putih, Ditunjuk Jadi Menteri Jokowi?

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved