Warga Perbutulan Kabupaten Cirebon Minta Dibuatkan MCK Umum

Diakui oleh warga nantinya, fasilitas MCK tersebut akan berguna untuk masyarakat sekita

Warga Perbutulan Kabupaten Cirebon Minta Dibuatkan MCK Umum
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Setiap harinya selama musim kemarau, warga di kelurahan tersebut, terpaksa memanfaatkan aliran Sungai Cipager yang tercemar oleh sampah untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Aktivitas yang sering dilakukan oleh warga selama musim kemarau di Sungai Cipager yakni, mencuci, mandi, hingga buang air besar (BAB). 

Laporan wartawan Tribuncirebon.com, Hakim Baihaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Warga Kelurahan Perbutulan,‎ Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, mengharapkan adanya bantuan fasilitas mandi cuci kakus (MCK) umum yang dapat digunakan oleh warga setiap musim kemarau.

Diakui oleh warga nantinya, fasilitas MCK tersebut akan berguna untuk masyarakat sekitar, sehingga tidak bersusah payah turun ke Sungai Cipager setiap musim kemarau.

Abdul Rohman (47), warga Kelurahan Gegunung, mengatakan, belasan tahun lalu, kondisi Sungai Cipager masih terbilang jernih, tetapi saat ini sudah tercemar oleh sampah rumah tangga.

"Kalau dahulu aman-aman saja, sekarang semakin kotor, bagaimana kalau terkena penyakit," kata Rohman di Sungai Cipager, Kecamatan Sumber, Kamis (10/10/2019).

Rohman mengatakan, dibeberapa daerah ia menemukan adanya fasilitas MCK umum. Fasilitas tersebut kerap ramai digunakan oleh, terutama saat musim kemarau.

"Ambil air sampai buang air bisa di MCK, tidak harus di sungai," katanya.‎

K‎epala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon,‎ Eman Sulaeman, mengataka, bila masa hari tanpa hujan melebihi 90 hari, pihak BPBD akan merubah status menjadi tanggap darurat.

Kemudian kata Eman, pihaknya pun akan melaporkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membuat hujan buatan.

K‎ekeringan di Kabupaten Cirebon masih dalam status siaga darurat, sehingga pemerintah masih dapat mengatasi dengan cara mensuplai air bersih dan masyarakat pun masih menikmati air bersih meskipun dalam jumlah sedikit.

"Kami belum pernah bikin hujan buatan, jangan sampai. Kalau tidak hujan, kami akan adakan salat istisqa," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved