Dua Ruang Kelas SMPN 2 Plumbon Ambruk, Dewan Pendidikan Minta Disdik Cirebon Bertanggung Jawab
Dua ruang kelas Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Plumbon 2 di Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Laporan wartawan Tribun Cirebon, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dua ruang kelas Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Plumbon 2 di Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, ambruk pada Selasa siang (1/10/2019).
Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Cirebon, dua ruang kelas yang mengalami kerusakan berada di bagian pojok sekolah, dan dua ruangan tersebut merupakan kelas VII I dan VII J.
Robohnya dua ruang kelas itu terjadi pada saat proses kegiatan belajar mengajar (KBM).
Ambruknya bagian bangunan tepat di bagian atap dan puing bangunan, hingga saat ini masih tampak berserakan memenuhi bagian dalam koridor ruang kelas.
Untuk menghindari warga sekitar memasuki lokasi kejadian, Polres Cirebon pun memasang garis polisi, karena beberapa material bangunan masih berjatuhan.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cirebon, Aceng Sudarman, mengatakan, renovasi terakhir dilakukan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Cirebon pada 2006.
"Bangunan yang lebih dari 10 tahun harusnya diperbaiki. Saya lihat pun di sekolah banyak bagian lain yang rusak, cuma dibiarkan," kata Aceng di SMPN 2 Plumbon, Rabu (2/10/2019).
Aceng mengatakan, seharusnya pihak sekolah melaporkan kondisi tersebut kepada dinas pendidikan, sehingga bangunan sekolah tidak mengalami kerusakan dan menelan korban.
"Pihak sekolah harus berani dan disdik harus bertanggung jawab. Jangan sampai ada kejadian baru diperbaiki," katanya.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Asdullah Anwar, hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi, baik via telepon atau pun pesan singkat.
Salah satu korban selamat, Muhamad Rifdho Sanjaya (11), mengungkapkan kejadian tersebut terjadi pukul 13.00 saat tengah mengikuti mata pelajaran Teknologi dan Informatika (TIK).
"Sebelum ambruk, kedengar suara krekek-krekek begitu. Pas sudah mendengar ada barang jatuh, langsung lari ke luar," kata Rifdho siswa kelas VII J, di lokasi kejadian.
Rifdho bercerita kalau ia tidak mengalami luka sedikit pun, lantaran langsung menyelamatkan diri dan duduk di posisi paling depan, berdekatan dekat pintu keluar.
Saat kejadian tersebut berlangsung, Rifdho mengaku sangat ketakutan karena mendengar suara jeritan meminta tolong, terutama teman-temannya yang berjarak jauh dengan pintu keluar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/kelas-rusak-smpn-plumbon.jpg)