Politik

Di Depan Najwa Shihab, Fahri Hamzah Berani Berkata Jujur, Ingin KPK Segera Dibubarkan

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah memberikan pernyataan yang dibantah oleh aktivis HAM, Haris Azhar. . .

Di Depan Najwa Shihab, Fahri Hamzah Berani Berkata Jujur, Ingin KPK Segera Dibubarkan
Kompas.com
Najwa Shihab dan Fahri Hamzah 

TRIBUNCIREBON.COM - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah memberikan pernyataan yang dibantah oleh aktivis HAM, Haris Azhar saat hadir di Mata Najwa, Rabu (25/9/2019).

Dilansir oleh TribunWow.com melalui channel YouTube Najwa Shihab, Fahri Hamzah mengatakan ingin memperbaiki regulasi negara demokrasi yang dianut oleh Indonesia.

"Saya punya teori tentang kehadiran lembaga-lembaga sampiran di dalam negara di dalam negara dalam tradisi demokrasi," kata Fahri Hamzah.

"Karena itu saya urut logikanya dari awal kenapa kita reformasi, kenapa kita melahirkan demokrasi, kenapa kemudian demokrasi itu menciptakan transisi yang tugas tranksaksionalnya menyiapkan kelembagaan negara setelah kita memperbaiki regulasinya."

 Disebut Najwa Sihab Muter-muter Dalam Beri Jawaban, Fahri Hamzah: Muter-muter Itu Kan Lebih Romantis

Ia ingin memperbaiki penegak hukum di bidang pemberantasan korupsi, yakni memperbaiki KPK.

"Mempersiapkan kelembagaan negara untuk masuk ke alam demokrasi baru itu karena tradisi birokrasi kita yang korup itu harus dibimbing dan dituntun khususnya penegak hukum dalam alam baru demokrasi yang anti korupsi," ujarnya.

Adapun Fahri Hamzah bahkan membenarkan pertanyaan Najwa Shihab soal apakah benar KPK gagal dalam melaksanakan tugasnya.

 Kulit Wajah Kering dan Mengelupas Bikin Ganggu Penampilan? Begini Cara Ampuh untuk Mengatasinya

Fahri Hamzah menilai Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) gagal dalam melaksanakan tugasnya.

"Dan KPK tidak pada porsinya melakukan itu?," tanya Najwa Shihab.

"Menurut saya mohon maaf ini gagal sudah kok," tegas Fahri Hamzah.

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved