Suasana Mencekam Saat Massa Pendemo Ditembaki Gas Air Mata, Masih Bertahan di Jalan Diponegoro

Massa pun berlarian ke segala arah karena gas air mata yang telah memenuhi jalanan.

Suasana Mencekam Saat Massa Pendemo Ditembaki Gas Air Mata, Masih Bertahan di Jalan Diponegoro
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Konsidi terkini di Gedung DPRD Provinsi Jabar 

Laporan Wartawan Tribun, Haryanto

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Massa pendemo kembali dipukul mundur oleh aparat kepolisian karena masih berkumpul dan sesekali berorasi di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung pada Selasa (24/9/2019) malam.

Sebelumnya pihak kepolisian telah memberikan peringatan bagi massa aksi untuk membubarkan diri menggunakan pengeras suara.

Namun peringatan tersebut tidak diindahkan oleh massa aksi yang masih saja berkumpul dan sesekali memprovokasi.

Karena ada massa aksi yang mencoba maju ke arah kepolisian yang tengah berjaga maka air dari mobil water canon ditembakkan.

Setelah air ditembakkan dan massa aksi masih belum bubar, kepolisian menembakkan gas air mata ke arah kerumunan massa.

Suasana pun seketika mencekam, padahal sebelumnya suasana sudah terbilang kondusif karena tidak ada lagi teriakan-teriakan dari massa maupun pihak kepolisian.

Suasana semakin mencekam saat suara tembakan demi tembakan gas air mata untuk membubarkan massa terdengar.

Tak Disangka, Daun Pepaya Ternyata Obat Manjur Sembuhkan Penyakit Kanker, Begini Cara Mengolahnya

Massa pun berlarian ke segala arah karena gas air mata yang telah memenuhi jalanan.

Bahkan massa yang tengah dipukul mundur itu berlarian hingga ke arah jalan yang masih dipenuhi kendaraan bermotor warga.

Polisi terus menekan massa hingga benar-benar menjauhi Jalan Diponegoro yang menjadi titik kumpul demonstran sejak pagi. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved