Breaking News:

BERANI, Saat Disemprot Air, Pendemo Ini Justru Naik ke Mobil Water Canon dan Ubah Posisi Selang

Polisi mulai menembakan air lewat mobil water cannon ke arah mahasiswa yang sedang berdemo di depan Gedung DPR,

(Tangkapan layar siaran KOMPAS TV)
Seorang pendemo menaiki mobil water cannon dan mengubah posisi selang agar tidak mengenai mahasiswa di depan Gedung DPR, Selasa (24/9/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Polisi mulai menembakan air lewat mobil water cannon ke arah mahasiswa yang sedang berdemo di depan Gedung DPR, Selasa (24/9/2019). Dalam situasi itu, salah seorang pendemo langsung menaiki mobil water cannon tersebut.

Dengan susah payah, dia berupaya menggapai selang air yang ada di atas mobil water cannon. Dia kemudian mengubah posisi selang menjadi ke atas. Setelah posisi selang diubah, pancuran air tidak lagi tertuju ke arah mahasiswa melainkan ke arah atas. Semprotan air pun tidak bisa mengenai siapa pun.

Meski demikian, mobil water cannon lainnya tetap beroperasi dan menyemburkan air ke arah mahasiswa. Seperti diketahui, mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa dengan tujuan menuntut dibatalkannya pengesesahan UU KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

RKUHP menjadi perbincangan masyarakat karena terdapat sejumlah pasal kontroversial. Pasal-pasal kontroversial tersebut di antaranya delik penghinaan terhadap presiden/wakil presiden (Pasal 218-220), delik penghinaan terhadap lembaga negara (Pasal 353-354), serta delik penghinaan terhadap pemerintah yang sah (Pasal 240-241).

Mahasiwa menegaskan bahwa aksi unjuk rasa mereka sama sekali tidak terkait upaya untuk menggagalkan pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan pakil presiden terpilih pada 20 Oktober nanti.

Kericuhan Terjadi juga di Bandung

Bentrokan antara massa pendemo di Gedung DPRD Jabar dengan polisi kembali terjadi pada Selasa (24/9).

Pantauan Tribun, massa yang berunjuk rasa menentang pengesahan UU KPK dan KUHP itu memaksa masuk Gedung DPRD Jabar. Namun, dihadang barikade polisi.

Massa gabungan elemen mahasiswa dan kelompok anarko ini, kemudian melempari polisi dengan berbagai barang seperti batu, sepatu, botol minuman hingga tongkat kayu.

Lemparan massa itu dibalas dengan tembakan gas air mata hingga water canon. Massa berlarian ke arah Jalan Banda, Trunojoyo hingga arah Gedung Sate.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved