TIM Densus 88 Gerebek 5 Lokasi di Bekasi, Ada 7 Terduga Teroris Beserta Barang Bukti Diamankan
Tim Detasemen Khusus Antiteror Mabes Polri melakukan penangkapan terduga teroris di Bekasi
"Tadi saya lihat, ada yang dibawa berupa surat-surat lembaran Al-Quran"
"lembaran buku-buku saya enggak tahu tadi seperti apa. Kita enggak boleh masuk dari jauh aja," ungkap dia.
Terkait bahan peledak yang diamankan, Qurtubi tak mengetahui detailnya.
"Enggak terlihat barang bukti karena langsung dimasukkin dalam kotak. Saya juga lihat dari jauh saja," tandasnya
Karmen (33) tetangga terduga teroris menyebut, tak mengenal jelas sosok terduga teroris itu.
Pasalnya, kedua terduga teroris itu baru sekitar satu bulan tinggal di kontrakan tersebut.
Kedua pasangan suami istri itu juga sangat tertutup dan jarang komunikasi dengan warga.
"Terutup bangat orangnya, keluar kalau mau jemur baju aja sama solat. Kalau keluar juga engga pernah tegur gitu aja," ucap dia.
Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, terduga teroris yang ditangkap di Bekasi dan Jakarta merupakan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Iya betul, kelompok JAD Bekasi dan JAD lainnya. Saat ini sudah dilakukan preventif strike di beberapa lokasi guna mencegah serangan aksi teror," kata Dedi saat dikonfirmasi, Senin.
Dedi belum menjelaskan secara rinci lokasi penggerebekan jaringan teroris tersebut.
Dia hanya menyebut, Tim Densus 88 menemukan sejumlah bahan peledak berdaya ledak tinggi.
Baru Satu Bulan
Pihak Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri gerebek dan tangkap terduga teroris di sebuah kontrakan di Bekasi, Senin (23/9/2019).
Lokasi kontrakan terduga teroris itu berada di RT 02 RW 04, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.