Sabtu, 11 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

PERJUANGAN Petugas Padamkan Api Karhutla, Hampir Ditelan Lumpur Hidup Hingga 'Ditegur' Beruang

PERJUANGAN Petugas Padamkan Api Karhutla, Hampir Ditelan Lumpur Hidup Hingga 'Ditegur' Beruang

(KOMPAS.COM/IDON)
Anggota BPBD Riau, Yogi Irawan, dievakuasi oleh seorang temannya dari lumpur hidup di lokasi karhutla di Desa Bedagu, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (12/9/2019) 

TRIBUNCIREBON.COM- Pengalaman pahit dialami Yogi Irawan (23) saat bertugas memadamkan api kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Desa Bedagu, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Yogi nyaris tenggelam di dalam lumpur hidup. Yogi salah satu anggota BPBD Riau.

Dia sudah beberapa kali turun ke wilayah yang terjadi karhutla. Salah satunya, yakni di Kabupaten Pelalawan pada Kamis (12/9/2019) lalu. Namun, kala itu Yogi mengalami nasib buruk.

Bocah Ini Pucat Saat Ngaku ke Sang Ibu Celananya Pernah Dibuka & Dipaksa Berhubungan Badan oleh Pria

Ekspresi Sedih Presiden Jokowi & Sepatunya Kotor Seperti Terbakar Jadi Bukti Parahnya Karhutla Riau

"Saya masuk ke lumpur hidup. Saat itu, lumpurnya terasa mengisap. Sudah sampai leher," kata Yogi, kepada Kompas.com, Rabu (18/9/2019). 

Sore itu, lanjut dia, bersama beberapa anggota BPBD Riau lainnya, ia sedang memadamkan api di hutan.

Kebakaran sedang membesar dan mengeluarkan asap sangat pekat. Lokasi kebakaran merupakan tanah gambut.

Kebakaran Hutan di Kalimantan & Sumatera Hingga Banyak Asap,Ini Kata Direktur Operasi BIJB Kertajati

Karena asap semakin pekat, petugas keluar dari lokasi.

Yogi dan seorang temannya menyelamatkan diri ke tempat yang aman. Tanpa sadar, saat itu Yogi menginjak lumpur hidup yang perlahan mengisap tubuhnya.

"Awalnya saya kira tanah keras. Tapi, pas saya injak langsung tenggelam. Makin bergerak makin mengisap," ujar Yogi.

VIDEO: Pengendara Pingsan & Nabrak Pohon Karena Kabut Asap Karhutla, Gerindra Tagih Janji Jokowi

Dia mengaku, langsung teriak minta tolong kepada temannya. Meski di dekat lokasi kejadian ada sebuah alat berat eskavator, tapi operatornya tidak berada di tempat.

Lalu, temannya mencari kayu untuk menarik Yogi. Akhirnya dia selamat. "Saya ditarik pakai kayu. Alhamdulillah, saya selamat," ucap dia.

Yogi mengatakan, kejadian itu merupakan pengalaman pertama selama ikut memadamkan api.

Tapi, dia mengaku tidak trauma, karena kejadian tersebut adalah risiko dalam bertugas.

Walau begitu, setiap ikut pemadaman karhutla, Yogi juga mengaku selalu berhati-hati. Apalagi, saat pemadaman api di lahan gambut.

Beres Video Viral Sumedang Bergoyang, Kini Video Dua Pelajar Bercumbu di Ruang Publik Beredar

Karhutla di Riau "Trauma enggak, tapi harus hati-hati lagi. Sampai sekarang saya masih ikut madamkan api.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved