Viral di Media Sosial

KRONOLOGI Ayah Dibegal Geng Motor di Cimahi, Disiksa Secara Sadis Pemuda Mabuk, Anak Sempat Dendam

Seorang anak curhat di media sosial Twitter tentang ayahnya yang babak belur dipukuli geng motor, Minggu (15/9/2019).

KRONOLOGI Ayah Dibegal Geng Motor di Cimahi, Disiksa Secara Sadis Pemuda Mabuk, Anak Sempat Dendam
Capture Twitter
Seorang bapak-bapak wajahnya babak belur dipukuli geng motor di Cimahi, Minggu (15/9/2019) 

"Supaya mereka ngerasain gimana sakit hatinya ngeliat orang tua sendiri babak belur kaya gitu," katanya lagi.

Pemilik akun @AtuiAtuy menyebutkan kejadian menimpa ayahnya itu terjadi sebelum jalan jembatan layang Cimindi, Kota Cimahi, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Ia pun menyebutkan ayahnya itu rencananya mau pulang ke daerah Rancaekek, lalu tiba-tiba di lokasi kejadian, ayahnya dipukuli dan dikeroyok oleh enam orang.

 Baru Selesai Gelar Tahlilan Suaminya yang Wafat, Janda Ini Langsung Berhubungan Badan dengan Pemuda

 Jasad Nenek Iyah Asal Garut Dibunuh, Tubuhnya lalu Dibakar, Polisi Ungkap Ciri-ciri Si Pembunuh

Guru dianiaya orangtua murid

Kasus serupa, sebuah video penganiayaan seorang guru wanita oleh dua wanita viral di media sosial.

Dari salah satu akun Instagram yang memposting video tersebut, @ndrobeii, tampak guru berbaju putih dipukuli oleh dua wanita.

Awalnya, tampak seorang wanita marah-marah di dalam kelas sambil menunjuk seorang siswa.

Dari video itu terdengar wanita ini marah ke siswa tersebut karena berkelahi dengan anaknya.

Seorang guru yang berada di dalam kelas mencoba melerai. Namun, tiba-tiba dua wanita yang juga sejak tadi berada di dalam kelas tiba-tiba memukuli guru tersebut.

Tangkapan layar Instagram menunjukkan orang tua murid yang marah-marah di depan kelas.
Tangkapan layar Instagram menunjukkan orang tua murid yang marah-marah di depan kelas. (INSTAGRAM)

Dari caption video, peristiwa itu terjadi di SD Pabangiang, Gowa, Sulawesi Selatan.

Guru SD Negeri pa'bangiang jalan Andi tonro, kecamatan somba Opu, kabupaten Gowa bernama Astiah harus mengalami sejumlah, usai dikeroyok oleh orang tua siswa. Anaknya kemaren berkelahi dengan sesama siswa, Tapi ini orang tua tidak terima. Padahal sudah di damaikan, Ungkap Astiah saat melaporkan kasus pengeroyokan yang dialami di polsek Somba Opu. Rabu (04/09/2019) Dia menjelaskan, jika pengeroyokan yang dialaminya ini berawal saat anak dari orang tua bersangkutan berkelahi dengan sesama siswa. Terpisah kepala sekolah SD Negeri pa'bangiang Nurjannah mengaku jika pihaknya tidak terima dengan tindakan orang tua siswa tersebut. Kasus ini kita akan bawa ke rana hukum, kami juga akan mengeluarkan siswa yang bersangkutan dari sekolah " tegasnya ! . Sc T and T A post shared by NDOROBEII (@ndorobeii) on Sep 4, 2019 at 10:59pm PDT

Klik Video di Instagram di bawah ini:

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved