FAKTA Fatir Ahmad Bocah yang Meninggal Karena Dibully, Arwahnya Datang Hingga Permintaan Terakhirnya
FAKTA Fatir Ahmad Bocah yang Meninggal Karena Dibully, Arwahnya Datang Hingga Permintaan Terakhirnya
Penulis: Mutiara Suci Erlanti | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ani menambahkan, di hari ketiga pascapemukulan, mulut korban sudah tidak dapat terbuka atau menganga.
Diungkap dia, karena mulut tidak dapat terbuka, korban juga kata Ani tidak nafsu makan.
"Saya kira itu amandel, soalnya ada bengkakkan juga di rahangnya, saya juga sempat manggil tukang urut. Namun di tengah malam pukul 02.00 WIB anak saya makin parah dengan kondisi kejang-kejang," kata Ani.
3. Fatir Ahmad dimakamkan di Kampung halamannya di Majalengka
Fatir Ahmad mengalami perundungan oleh teman sepermainannya di Bekasi hingga menyebabkan dia meninggal dunia
Namun, Almarhum Fatir Ahmad dimakamkan di Majalengka.
4. Fatir Ahmad sempat ditolak dirawat di dua rumah sakit
Setelah melihat kondisi anaknya yang kejang-kejang, Ani beserta suaminya langsung membawa anaknya ke tukang spesialis syaraf.
Namun usahanya, langsung ditolak oleh pihak tersebut.
Dikarenakan ditolak, Ani pun membawa anaknya di rujuk ke Rumah Sakit Bekasi.
Lagi-lagi, usahanya sia-sia karena pihak Rumah Sakit pun menolak untuk merawat bocah berusia 6 tahun itu.
• Meninggalnya Fatir Ahmad Bocah Korban Bully, Tetangga Kontrakan Sebut Fatir Sakit Infeksi Tetanus
"Yaudah karena ditolakin semua, saya langsung bawa ke Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur. Di sana Fatir dirawat dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 30 Agustus 2019 atau sekitar pukul 12.00 WIB," ujarnya.
5. Orang Tua terduga pelaku mengelak
Sri Ani Lestari (38), Ibunda Fatir Ahmad korban bullying oleh teman sepermainannya, mengaku sempat meminta pertanggungjawaban kepada keluarga terduga pelaku inisial I.
Apalagi, saat dirinya mengetahui bahwa sakit pada bagian rahang yang diderita anaknya akibat dipukul oleh teman sepermainannya yang berinisial I itu.
"Ketika anak saya menceritakan di Rumah Sakit bahwa telah dipukul rahangnya oleh inisial I itu, saya langsung telepon orang tua I itu," ujar Ani, saat ditemui Tribuncirebon.com, Senin (9/9/2019).