TERUNGKAP, Inilah Pemeran Adegan Ranjang 'Vina Garut' Yang Berhasil Ditangkap

Terduga pelaku adegan mesum masih menjalani pemeriksaan di Polres Garut. Namun seorang pelaku tak dibawa ke Mapolres karena sakit

Dok. Surya.id
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Terduga pelaku adegan mesum masih menjalani pemeriksaan di Polres Garut. Namun seorang pelaku tak dibawa ke Mapolres karena sakit.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan dua pelaku yang telah diperiksa yakni seorang wanita berinisial V (19) dan pria berinisial A (30). Untuk V masih menjalani pemeriksaan di Mapolres.

"A ada di rumahnya karena sakit. Anggota di lapangan sebut kondisi A sangat memprihatinkan. Tapi sudah kami periksa," ujar Budi di Mapolres Garut, Rabu (14/8/2019).

Kepolisian mulai melakukan penyelidikan setelah beredar informasi di twitter pada pukul 15.00, Selasa (13/8/2019). Tim yang turun ke lapangan berhasil mengamankan pelaku pada malam hari.

"Sekitar tiga sampai empat jam kami amankan terduga pelaku," katanya.

Terkait keberadaan pelaku lain, Budi menyebut masih mendalami dan melacak keberadaannya. Tim juga sedang melakukan pengejaran untuk mencari pelaku lain.

"Identitas sudah kami kantongi. Secepatnya pelaku lain bisa kami amankan," ucapnya.

Terkait status V dan A, Budi menyebut hingga saat ini belum menjadi tersangka. Namun tak menutup kemungkinan, keduanya nanti statusnya berubah bisa menjadi tersangka.

Sebelumnya diberitakan, beredar adegan panas berhubungan intim yang tersebar melalui video porno yang mempertontonkan aksi tiga pria melakukan adegan ranjang dengan seorang wanita ramai diperbincangkan. Video itu ramai tersebar melalui aplikasi pesan instan (whatsapp). 

WOW Adegan Ranjang Vina Garut Diperjualbelikan Hingga Ada Testimoni dari Pembeli

PANAS, Adegan Ranjang Vina Garut Tersebar di Grup Whatsapp, Ada 2 Video Durasi 1 Menit Lebih

WOW Mia Khalifa Wanita Cantik Mantan Pemeran Film Dewasa Buka-bukaan, Apa Yang Diceritakan?

Ada dua video panas yang diunggah melalui twitter. Dalam unggahannya, tertulis nama "Vina Garut". Sontak banyak yang menyebut pemeran aksi tak senonoh itu merupakan warga yang berasal dari Garut.

Pada video pertama, durasi pengambilan gambar selama 1 menit 30 detik, mempertontonkan dua orang pria dan satu wanita. Sedangkan di video kedua dengan durasi 1 menit 7 detik, mempertontonkan tigaorang pria dan satu wanita.

Sejak tersebar pada Selasa (13/8/2019), banyak yang mempertanyakan keaslian video itu. Apalagi hingga membawa nama daerah.

Kedua video itu diduga diambil di dua tempat yang berbeda, dengan lokasinya seperti di kamar hotel.

"Saya kemarin terima dari teman. Enggak tahu itu benar orang Garut atau bukan. Cuma mukanya kayak orang Indonesia. Ada juga yang menyebut kaya orang Thailand," kata Yana, warga Tarogong, Rabu (14/8/2019).

Yana mengaku mendapat video itu dari grup Whatsapp. Video itu juga sudah banyak tersebar di media sosial. 

"Teman saya juga sudah banyak yang ngeshare. Bahkan dari Bandung dan daerah lain juga ramai," ucapnya.

Dua orang terduga pelaku Video Porno diringkus polisi

Viralnya video panas yang mempertontonkan aksi ranjang dan menghebohkan warga Garut ini langsung diselidiki Satreskrim Polres Garut. Polisi pun kemudian berhasil mengamankan dua orang yang diduga menjadi pelaku dalam aksi tersebut.

Kedua terduga pelaku itu disebut menjadi pemeran adegan panas. Namun, kepolisian masih belum menetapkan status tersangka kepada terduga pemeran dalam video itu. 

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng membenarkan kedua terduga pelaku telah diamankan pihaknya. Tetapi, hingga kini masih meminta keterangan kepada dua orang yang diamankan.

"Tadi malam kami amankan setelah viral soal video itu," ujar Maradona saat dihubungi, Rabu (14/8/2019).

Dua orang yang diamankan, kata dia, yakni seorang pria dan seorang wanita. Namun Maradona enggan membeberkan lebih lanjut kasus tersebut karena masih dalam tahap pemeriksaan.

"Belum bisa bahas banyak. Nanti setelah gelar perkara bisa hubungi lagi supaya lebih jelas. Supaya faktanya berdasarkan hasil pemeriksaan. Biar detail juga," katanya.

Setelah melakukan gelar perkara, Maradona menyebut akan menentukan status kedua orang yang diamankan tersebut.

Kemudian, ada akun twitter yang meminta bayaran pulsa sebesar Rp 50 ribu untuk mendapatkan semua video. Totalnya ada 44 video aksi gangbang yang bisa didapat.

Nantinya admin akun twitter itu akan memberi link google drive kepada pembeli video. Puluhan video itu merupakan aksi gangbang yang diberi nama 'Vina Garut'. Terdapat dua part video. Masing-masing part, terdiri dari 22 video.

tangkapan layar twitter
tangkapan layar twitter (Istimewa)

"BAGI YANG GK BISA DOWNLOAD FILE VINA GARUT, SILAHKAN DM AJA..
NANTI MIMIN KASIH LINK GDRIVENYA (googel drive) LANGSUNG..

TAPI SYARATNYA HARUS BAYAR 50K VIA PULSA XL

TOTAL 44 VIDEO," tulis akun twitter Berbagi File Gratis.

tangkapan layar dari twitter
tangkapan layar dari twitter (Istimewa)

Agar calon pembeli percaya, admin akun twitter itu juga menyertakan testimoni dari orang yang telah membeli video.

"Beberapa testi pembelian video Vina Garut. Yang masih minat, silahkan DM," tulis admin sembari menyertakan foto testimoni.

Pelaku terduga video 'Vina Garut' yang diamankan polisi berinisial V masih berusia 19 tahun. V ini sehari-hari merupakan seorang penyanyi panggung.

"Yang perempuan, V, jobnya sebagai penyanyi panggung hajatan," ujar Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, Rabu (14/8/2019).

Sementara pelaku lainnya berinisial A (30) kini terbaring di rumahnya karena sakit yang cukup parah.

"A seorang pengangguran. Pengakuan perempuan itu, A sudah setahun sakit. Meski sakit, kami juga jaga A di rumahnya," katanya.

V dan A sempat terikat sebagai pasangan suami istri. Namun keduanya telah bercerai. Terkait hubungan keduanya dalam video, Budi menyebut masih mendalami keterangan keduanya.

"Videonya lebih dari satu. Tapi tim masih memeriksa," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved