Kamis, 7 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

OKNUM Polisi Berpangkat Bripka Diduga Cabuli Murid Silatnya Selama 4 Tahun, Ancam Sebar Foto Bugil

Korban RT saat dihubungi mengaku pertama kali dicabuli IAD di salah satu hotel di Banjarmasin pada 2016

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
Tribun Maluku
Ilustrasi - Pencabulan 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang angota polisi berpangkat bripka berinisial IAD, diduga mencabuli murid silatnya.

IAD yang sehari-hari bertugas di Polres Tapin, Kalimantan Selatan, diduga sudah melakukan perbuatan bejat tersebut selama empat tahun terakhir.

Saat pertama kali dicabuli, korban berinisial RT masih berusia 16 tahun. Kini korban sudah berusia 19 tahun.

Korban RT saat dihubungi mengaku pertama kali dicabuli IAD di salah satu hotel di Banjarmasin pada 2016.

Saat itu, RT mengikuti Pekan Olah Raga Daerah (Porda) mewakili cabang olahraga silat. IAD merupakan pelatih silat dari korban.

"Pertama kali di Banjarmasin, saya diancam. Karena dia nekat terpaksa saya turuti," ujar RT, Rabu (14/8/2019). 

Selain mencabuli, RT mengaku bahwa pelaku juga sempat mengambil gambar dirinya yang saat itu tanpa busana.

Ternyata oleh pelaku, foto tersebut digunakan sebagai senjata untuk kembali mencabuli korban. Jika korban menolak, pelaku mengancam akan menyebar foto korban tanpa busana.

"Awalnya saya pikir hanya sekali, ternyata dia minta terus. Kalau saya menolak dia ngancam sebar foto saya," ujarnya.

PANAS, Adegan Ranjang Vina Garut Tersebar di Grup Whatsapp, Ada 2 Video Durasi 1 Menit Lebih

Intan Hardja Menyesal Cerita Pernah Berhubungan Intim dengan Pacar Berondongnya di Konten Rey Utami

Kejadian pencabulan itupun terus berulang sampai empat tahun terakhir.

Karena sudah tak tahan sering dicabuli, korban akhirnya mengadu kepada kedua orangtuanya.

Kedua orangtua korban yang tak terima lantas melaporkan IAD ke Polres Tapin.

Orangtua korban berharap pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku.

"Kami mau dia diproses dan dihukum," ucap ayah korban.

Kapolres Tapin AKBP Bagus Suseno saat dihubungi Kompas.com membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved