Bangga ! Kenakan Kostum Lurik & Batik, Intip Penampilan Hakim Garis & Wasit Indonesia Open 2019
Bangga ! Kenakan Kostum Lurik & Batik, Intip Penampilan Hakim Garis & Wasit Indonesia Open 2019
TRIBUNCIREBON.COM- Salah satu ajang turnamen bulu tangkis bergengsi, Indonesia Open 2019 sedang berlangsung mulai dari 16-21 Juli 2019.
Tentunya, pertandingan antar pebulu tangkis dunia pun jadi sesuatu yang paling ditunggu-tunggu, ya.
Namun, ada yang sedikit berbeda pada pertandingan semifinal hari Sabtu, 20 Juli 2019, lho.
Bukan hanya para atlet yang curi perhatian publik, kali ini para hakim garis (line judgeman) dan wasit (umpire) Indonesia Open 2019 juga jadi sorotan, lho!
Bukan tanpa alasan, pada pertandingan semifinal Indonesia Open 2019 para hakim garis dan wasit tampil dengan pakaian enggak biasa.
Para hakim garis dan wasit sukses curi perhatian saat tampil pakai lurik dan batik. Unik banget!
• Mengenal Simu Liu, Aktor Tampan Pemeran Film Sang Chi, Superhero Asia Pertama Marvel
Fyi, biasanya para hakim garis dan wasit tampil dengan kemeja lengan pendek dan bawahan.
Batik dan lurik untuk kenalkan budaya Indonesia
Sukses curi perhatian, dari video yang diunggah oleh akun instagram PBSI terlihat para hakim garis tampil dengan baju lurik lengkap dengan blangkon.
Sementara para wasit tampil dengan kemeja batik warna merah model lengan panjang.
Dilansir dari Kompas.com, menurut Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI, Bambang Rudyanto atau yang akrab disapa Rudy, sebenarnya kebiasaan ini sudah dilakukan sejak Indonesia Open 4 tahun lalu.
Rudy pun menjelaskan bahwa kebiasaan ini bertujuan untuk memperkenalkan kebudayaan dan juga kesenian Indonesia.
• Dituding Jadi Dalang Kasus Ikan Asin, Pablo Benua: Barbie Ingin Lihat Galih & Fairuz Ribut
"Ini bukan kali pertama wasit dan hakim garis Indonesia Open memakai baju tradisional. Dulu, hakim garis pernah pakai udeng (ikat kepala khas Bali)," ujar Rudy seperti yang dikutip dari Kompas.com.
Berbeda dari hakim garis, para wasit tidak boleh memakai penutup kepala ataupun topi karena takut mengganggu pandangan.
Sekedar informasi, pada awalnya pihak BWF (Badminton World Federation) sempat menentang ide penggunaan batik ini, namun setelah negosiasi yang cukup panjang, akhirnya pihak BWF pun memberikan izin bagi panitia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/hakim-gariss.jpg)