Sekali Panen Jeruk Siam, Petani Indramayu Ini Raup Minimal Rp 25 Juta
Pada musim panen, jeruk siam khas Desa Segeran Kabupaten Indramayu habis terjual hinggal satu kwintal jeruk dalam seharinya
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pada musim panen, jeruk siam khas Desa Segeran Kabupaten Indramayu habis terjual hinggal satu kwintal jeruk dalam seharinya.
Hal tersebut diungkapkan pemilik kebun jeruk, Ngaripin saat ditemui Tribuncirebom.com di lahan perkebunan miliknya di Desa Segeran Lor, Blok Kemujing, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jumat (19/7/2019).
"Padahal itu hanya dijual di depan rumah," ujar Ngaripin.
Selain itu, dirinya menyampaikan, untung yang dihasilkan dari menanam jeruk siam ini jauh lebih menguntungkan ketimbang menanam padi.
Dari kebun seluas 800 meter persegi, dirinya memiliki pohon sebanyak 60 pohon jeruk siam. Untuk satu pohonnya dapat menghasilkan kurang lebih 50 kilogram.
"Hitung saja pahitnya ya, 50 pohon kemudian dikali 50 kilogram, itu sudah ada 2,5 ton jeruk. Kemudian dijual saja Rp 10 ribu per kilogram penghasilan sekali panen Rp 25 juta," ucap Ngaripin.
Adapun untuk jangka waktu satu tahun. Ngaripin menyebut dapat panen hingga dua kali.
• Yuk Cicipi Si Hijau Manis Asam Asli Desa Segeran Indramayu, Banyak Pengunjung Beli Yang Baru Dipetik
• HEBAT - Lima Mahasiswa Unpad Ini Sulap Kulit Jeruk Nipis Jadi Pembasmi Jentik
"Makanya banyak masyarakat sini yang tanam pohon jeruk, kalau mati tanam lagi," ucap dia.
Untuk perawatan sendiri, Ngaripin mengatakan pohon jeruk tergolong mudah-mudah susah. Pohon jeruk kadar airnya harus tercukupi selain itu harus sering disemprot dengan insektisida jenis Ti-gold dan Marshal serta dipupuk dengan pupuk organik extragen sebulan sekali.
"Pohon jeruk ini dalam 2 tahun juga sudah berbuah tapi harus dibuang karena dahannya akan patah belum cukup kuat," ujar dia.
Apabila pohon sudah berusia tiga tahun lebih, baru dapat membuahi jeruk. Terlebih jika sudah berusia lima tahun lebih pohon jeruk dapat menghasilkan hingga satu kwintal jeruk siam.
"Orang sini makanya banyak yang berangkat haji karena menjual jeruk pernah sampai 400 orang," ucap dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/petani-ngaripin.jpg)