Senin, 27 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ustaz Rahmat Baequni Ditangkap Sepulang Berceramah di Masjid Al Lathiif

Gurunda kita Ust. Rahmat Baequni saat ini berada di POLDA setelah jam 23 tadi dijemput fihak kepolisian di rumahnya

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
One Ummah
Ustaz Rahmat Baequni 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Ustaz Rahmat Baequni ditangkap petugas Ditreskrimsus Polda Jabar di rumahnya, Kamis (20/6) malam, sepulang berceramah di Masjid Al Lathiif, Jalan Saninten, Kota Bandung.

Semalam, Ustaz Rahmat Baequni masih melayani wawancara dengan wartawan Tribun Jabar (grup TribunCirebon.com). Tribun menanya perihal viralnya tuduhan terhadap URB yang menyebarkan berita hoaks tentang anggota KPPS yang mengatakan mereka mati diracun.

Sebuah akun di Facebook, Bunda Linda, pun menulis status soal penangkapan Ustaz Rahmat Baehaqi.

"Sahabat fillah mohon doanya dari semua. Gurunda kita Ust. Rahmat Baequni saat ini berada di POLDA setelah jam 23 tadi dijemput fihak kepolisian di rumahnya sepulang dari kajian di Al Latif.

Jangan Sampai Anda Terkena Diabetes, Begini Cara Keluarkan Gula Darah di Tubuh dalam Waktu 3 Hari

Manfaat Daun Pepaya yang Jarang Diketahui Banyak Orang, Bisa Sembuhkan Penyakit Mematikan Ini

Di status yang sama, Bunda Linda juga menuliskan doa:

Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.

"Ya Tuhan, janganlah Engka siksa kami karena lupa atau bersalah. Ya Tuhan, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana telah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kamj, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir.”

Sementara saat menjawab pertanyaan Tribun, Ustaz Rahmat Baequni menyatakan dirinya tidak bermaksud menyebarkan hoaks tersebut.

"Saya Rahmat Baequni, yang selama ini menjadi viral bahwa saya dituduh menyebarkan berita hoaks tentang anggota KPPS yang saya mengatakan mereka mati diracun. Sekali lagi demi Allah saya bersumpah atas nama Allah bahwa saya tidak bermaksud menyebarkan hoaks itu," ujar Ustaz Rahmat Baequni saat ditemui Tribun Jabar di Masjid Al Lathiif, Jalan Saninten, Kota Bandung, Kamis (20/6/2019) malam.

GUS MIFTAH Bongkar Fakta Sebenarnya Jelang Deddy Corbuzier Ucap Syahadat Live di Hitam Putih 21 Juni

Ini Dia Daftar Lengkap Zonasi PPDB SMA di 27 Kota dan Kabupaten Se-Jawa Barat

Ustaz Rahmat Baequni mengaku dirinya hanya mengutip berita di media sosial, dan saat di Majelis tersebut jamaah sudah banyak yang tahu serta pemberitaan tersebut sudah ditayangkan di media televisi nasional.

"Tetapi saya hanya mengutip, berita yang saat itu beredar di media sosial di Instagram, semua orang pun bahkan di majelis itu juga pada mengatakan bahwa 'iya tahu' bahwa ada informasi mereka seperti itu," ujarnya.

Atas kejadian itu, Ustaz Rahmat Baequni meminta maaf kepada Aparat Kepolisian, KPU dan seluruh masyarakat bahwa dirinya tidak bermaksud menyebarkan hoax.

"Maka dari itu saya meminta maaf kepada aparat kepolisian RI dan kepada masyarakat termasuk kepada KPU, bahwa saya tidak bermaksud menyebarkan hoaks. Tetapi sekali lagi itu hanya mengutip pemberitaan yang sudah ada di medsos," ujarnya.

Sebelumnya, hasil patroli Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, telah menemukan video ujaran hoaks terkait KPPS meninggal diracun yang diduga dilakukan oleh Ustaz Rahmat Baequni .

Saat dikonfirmasi, Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Samudi membenarkan pihaknya mengamankan Rahmat Baequni pada Kamis (20/6) malam dan saat ini, Jumat (21/6) di Mapolda Jabar untuk diperiksa.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved