Kecelakaan di Tol Cipali

Amsor Masih Terbaring di ICU RS Mitra Plumbon, Pemindahan ke RSUD Majalengka Belum Bisa Dipastikan

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Atik Suswanti, mengakui belum dapat memastikan kapan pemindahan perawatan itu dilakukan.

Tribun Jabar/Eki Yulianto
Bus PO Safari yang kecelakaan di Tol Cipali KM 150+900, Senin (17/6/2019) dini hari. Kecelakaan itu menewaskan 12 orang. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Amsor (29) yang diduga menjadi penyebab kecelakaan maut di Tol Cipali KM 150 hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Jajaran Polres Majalengka pun berencana memindahkan warga Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, itu ke RSUD Majalengka untuk memudahkan proses pemeriksaan.

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Atik Suswanti, mengakui belum dapat memastikan kapan pemindahan perawatan itu dilakukan.

Pasalnya, Amsor yang mengalami luka berat dalam peristiwa tersebut masih dirawat di Ruang ICU.

"Kami akan koordinasikan pemidahan perawatan yang bersangkutan ini antara RS Mitra Plumbon dan RSUD Majalengka," ujar Atik Suswanti saat ditemui di RS Mitra Plumbon, Selasa (18/6/2019).

Ia mengatakan, ada beberapa hal yang harus diselesaikan sebelum memindahkan Amsor ke RSUD Majalengka.

Karenanya, perawatan Amsor tidak dapat asal dipindahkan mengingat hal-hal seperti masalah administrasi di RS Mitra Plumbon harus diselesaikan terlebih dahulu.

SEDANG BERLANGSUNG - Live Streaming Persib Bandung vs Tira Persikabo, Skor 1-1, Nonton di SINI

Selain itu, yang terpenting adalah pertimbangan kondisi kesehatan warga Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, itu.

"Kami juga harus cek kesiapan RSUD Majalengka ada ruangan kosong atau tidak," kata Atik Suswanti.

Pasalnya, menurut dia, kondisi Amsor yang mengalami luka berat sehingga butuh beberapa proses untuk melakukan pemindahan tersebut.

Selain itu, perihal kasus yang menjeratnya juga membuat Amsor harus ditempatkan di ruangan khusus.

"Koordinasi dengan tim dokter juga dilakukan untuk mengetahui apakah yang bersangkutan sudah siap diperiksa dan dipindahkan atau belum," ujar Atik Suswanti.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved