Hari Minggu Ini Arus Balik di Jalur Selatan Diprediksi Masih Padat

Terkait pengalihan arus ke jalur alternatif Cijapati dan Kamojang, Budi mengaku bisa dilakukan situasional.

Editor: Machmud Mubarok
TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Kemacetan terjadi di Jalan Limbangan, Garut memasuki H-6 arus mudik 2019, Kamis (30/5/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Puncak arus balik di jalur selatan Garut diperkirakan terjadi pada Sabtu (8/6) malam. Arus kendaraan yang melewati wilayah Limbangan dan Tarogong dari Tasikmalaya pun semakin meningkat.

Hari ini, arus kendaraan pun diprediksi masih terus bertambah dari Tasikmalaya ke Bandung. Namun jumlahnya diprediksi mengalami penurunan.

Hingga Sabtu siang, arus lalu lintas didominasi kendaraan pribadi dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. Kemacetan terjadi dari Bundaran Tarogong hingga Jalan Kadungora.

Penyebabnya karena banyaknya kendaraan pemudik yang melakukan arus balik. Sejumlah kendaraan dari Tasikmalaya dialihkan ke Singaparna dan Garut Kota karena padatnya Jalan Limbangan.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan, kepadatan arus balik sudah terlihat sejak Jumat (7/6) malam. Kepolisian sudah melakukan penguraian kepadatan di Kadungora dan Limbangan.

"Sampai pukul 02.30 dini hari (Sabtu) kami melakukan penguraian. Kepadatan masih bisa teratasi," ucap Budi melalui sambungan telepon, Sabtu (8/6).

Kalahkan Wakil Taiwan, Jojo Sukses Ciptakan All Indonesian Final

Lagi Berlibur di Cirebon? Ayo Coba Makan Nasi Jamblang Ibu Nur

Pihaknya memperkirakan puncak arus balik terjadi pada Sabtu sore hingga malam hari. Banyak pemudik yang mengejar sampai di tempat asalnya pada hari Minggu karena sudah masuk kerja di hari Senin.

"Kami tetap antisipasi untuk lonjakan di malam ini (kemarin). Penguraian sudah kami siapkan. Baik di Limbangan maupun Kadungora," katanya.

Budi menambahkan, hingga Sabtu dini hari sudah ada 78 ribu kendaraan yang melintas wilayah Garut. Meski diprediksi lonjakan arus terjadi pada Sabtu malam, masih ada kemungkinan pada hari ini arus lalu lintas masih padat.

"Hari Minggu masih bisa ramai. Banyak yang takut kena macet berangkat di hari Sabtu. Kami juga sudah siapkan rekayasa lalu lintas," ucapnya.

Terjebak Macet, Brigadir Rian Wiana Kawal Seorang Wanita Hamil yang Hendak Melahirkan

Ada Iron Man dan Captain America di Rutan Kebon Waru, Ini Alasannya

Terkait pengalihan arus ke jalur alternatif Cijapati dan Kamojang, Budi mengaku bisa dilakukan situasional. Ditambah hanya kendaraan kecil dan sehat yang bisa melalui kedua jalur alternatif itu.

Kasatlantas Polres Garut, AKP Rizky Adi Saputro menuturkan, pada hari ini pihaknya menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas. Salah satunya dengan melaksanakan one way.

Menurutnya, arus lalu lintas pada hari Sabtu sampai Minggu masih akan terus mengalami lonjakan. Jumlahnya pun diprediksi masih sama. Meski pihaknya memperkirakan lonjakan terjadi pada Sabtu malam.

"Pukul 08.00 kami persiapan melakukan rekayasa lalu lintas. Waktunya tentatif melihat situasi di lapangan," ujar Rizky.

One way atau satu arah akan dilakukan dari kota Garut hingga menuju Nagreg selama satu jam. Kendaraan yang akan menuju Garut akan dialihkan ke jalur alternatif Limbangan-Leuwigoong.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved