Adanya Tol Transjawa Jadi Penyebab Menurunnya Jumlah Kendaraan Yang Melintas di Jalur Nagreg
Jumlah Volume kendaraan yang melintasi jalur selatan Jawa Barat, Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, pada arus balik
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
BANDUNG - Jumlah Volume kendaraan yang melintasi jalur selatan Jawa Barat, Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, pada arus balik lebaran 2019, cenderung menurun dibandingkan dengan tahun lalu.
Pada H+3 lebaran atau Sabtu (8/6/2019), jumlah kendaraan yang melintas di jalur Nagreg dari arah Jawa Tengah menuju Jabodetabek, sebanyak 106.080, sedangkan dari arah sebaliknya 53.561 unit kendaraan.
Dibandingkan tahun lalu, dari arah Jawa Tengah menuju Jabodetabek, sebanyak 119.176 unit kendaraan, sedangkan dari arah sebaliknya, kendaraan yang melintas yakni berjumlah 64.459 unit.
• Kendaraan Mulai Padati GT Palimanan Cipali, Sejak Kemarin Hingga Tadi Pagi Ada 27.197 Kendaraan
• Ruas Tol Jakarta-Cikampek Padat, Jasa Marga Akan Majukan Sistem One Way
Humas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengatakan, beberapa penyebab menurunnya jumlah volume kendaraan yang melintasi Nagreg, karena adanya Tol Transjawa dari Merak hingga Surabaya.
"Jadi daya tarik sendiri bagi masyarakat menggunakan jalan tol dan pemerintah pun memberlakukan sistem one way," kata Eric Di Posko Induk Nagreg Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Minggu (9/6/2019).
Tak hanya itu, minat masyarakat menggunakan angkutan umum pun semakin tinggi, belum lagi banyak mengikuti program mudik bersama gratis yang dilakukan oleh pemerintah dan perusahaan swasta.
Eric mengatakan, Dishub tingkat provinsi yang melakukan perjalanan mudik gratis pun tidak hanya mengangkut orang, tetapi difasilitasi pula pengangkutan kendaraan yang ingin dibawa ke kampung halaman menggunakan moda truk.
"Semoga ke depannya bisa lebih baik, belum lagi bakal adal Tol Cisumdawu serta Cigatas, sehingga titik kemacetan di Nagreg sampai Limbangan bisa teratasi dan masyarakat tidak terus dihantui kemacetan," katanya. (*)