Ramadan 2026
Bukan Libur Penuh, Ini Skema Sekolah di Kota Cirebon Selama Ramadan 2026
Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Aktivitas sekolah di Kota Cirebon dipastikan tidak libur penuh selama bulan suci Ramadan 2026.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon menyiapkan skema khusus dengan tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM), namun dengan jam yang disesuaikan serta diisi kegiatan keagamaan.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Cirebon, Kadini mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima jadwal resmi terkait libur sekolah selama Ramadan dari Kementerian Pendidikan.
Meski demikian, sekolah dipastikan tetap aktif dengan berbagai kegiatan Ramadan.
“Kebetulan kami dari dinas belum dapat jadwal untuk libur sekolah. Tapi yang jelas, untuk jadwal di sekolah, anak-anak pasti ada kegiatan Ramadan di sekolah,” ujar Kadini saat diwawancarai media di Balai Kota Cirebon, Rabu (11/2/2026).
Menurut Kadini, selama Ramadan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski tidak berlangsung penuh seperti hari biasa.
Selain KBM, sekolah juga akan menggelar kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan setiap tahun.
“Masih ada Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah, tapi tidak full. Nanti juga ada kegiatan Ramadan di sekolah, seperti pesantren kilat. Itu yang biasa tiap tahun dilakukan,” ucapnya.
Terkait jam belajar, Kadini menyebut, tidak ada perubahan signifikan, hanya dilakukan penyesuaian waktu masuk dan pulang sekolah agar siswa tetap nyaman menjalankan ibadah puasa.
"Jam belajar memang seperti biasa saja. Masuknya agak sedikit siang, pulangnya juga tidak full seperti hari-hari biasa,” kata dia.
Kadini menegaskan, kebijakan final mengenai libur sekolah selama Ramadan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.
"Nanti kami menunggu, karena dari Kemendikbud ini belum menyampaikan untuk libur Ramadannya,” katanya.
Sementara itu, saat disinggung soal keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan puasa, Kadini menyebut, pihaknya tidak dapat menjelaskan secara detail karena pelaksanaan teknis berada di bawah kewenangan Satuan Pelayanan Gizi (SPG).
"Kalau MBG saya tidak bisa menjawab, karena pelaksananya kan ada di SPG-SPG. Teknisnya seperti apa, itu di mereka,” ujarnya.
Meski demikian, Kadini memastikan, bahwa hingga saat ini program MBG masih berjalan dan sudah diterima oleh siswa.
“MBG sudah, sudah dapat sekarang ini,” ucap Kadini.
Baca juga: Bukan Sekadar 100 Persen, JKN di Kota Cirebon Tembus 100,33 Persen, Dinkes: Tak Ada Warga Terlewat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Kadisdik-Kota-Cirebon-Kadini-11-Feb.jpg)