Sabtu, 11 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Cuaca Bandung dan Sekitarnya Terasa Panas Belakangan Ini, Begini Penjelasan BMKG

Cuaca Bandung Raya dan sekitarnya, terasa panas dalam beberapa hari ke belakang.

Grid.id
ilustrasi Cuaca 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Cuaca Bandung Raya dan sekitarnya, terasa panas dalam beberapa hari ke belakang. 


Sejak tiga hari terakhir, cuaca Kota Bandung mencapai 31 derajat celcius. Kondisi ini berbeda dengan sebelumnya yang hanya mencapai 29 derajat celcius.


Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, wilayah Jawa Barat saat ini tengah memasuki peralihan musim atau pancaroba menuju musim kemarau.

Awal musim kemarau diprediksi terjadi pada April atau Mei.


Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu mengatakan, musim kemarau diprediksi terjadi dari Jawa Barat bagian utara seperti di Bekasi, Karawang, Subang, Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Sedangkan hingga bulan Juni di sebagian besar wilayah Jawa Barat.


"Awal musim kemarau di wilayah Bandung Raya diprediksi terjadi pada awal Juni 2024," ujar Teguh Rahayu, Kamis (18/4/2024).


Pada Maret 2024, kata dia, 10 persen wilayah Jawa Barat mengalami curah hujan kategori rendah.

Sedangkan 70 persen mengalami curah hujan kategori menengah dan 20 persen mengalami curah hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi.


"Saat ini pekan kedua April 2024 seluruh Wilayah Bandung Raya memasuki masa peralihan atau pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau," katanya.


Masa peralihan, kata Teguh, dimulai dengan masuknya angin timuran atau Monsun Australia dan mulai berkurangnya pertumbuhan awan-awan hujan. Sehingga suhu pada siang hari panas dan angin bertiup cukup kencang.


Sedangkan curah hujan April 2024, kata dia, diperkirakan pada umumnya berada pada kategori rendah di bawah 100 mm, menengah 100-300 mm hingga tinggi 300-500 mm. Dengan sifat hujan dalam kategori normal.


Teguh Rahayu pun mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi bencana yang dapat terjadi. (Tribun Jabar/Nazmi)
 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved