Penimbunan BBM di Indramayu
Breaking News: Polres Indramayu Bongkar Penimbunan BBM Bersubsidi, Modus Pakai Barcode Orang Lain
Wanita berinisial H (35) yang tercatat sebagai warga Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, tampaknya harus berurusan dengan polisi
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Wanita berinisial H (35) yang tercatat sebagai warga Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, tampaknya harus berurusan dengan petugas Polres Indramayu
- H yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut terbukti menimbun BBM bersubsidi jenis pertalite yang dibeli dari SPBU, kemudian menjualnya dengan harga lebih mahal demi keuntungan pribadi.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Wanita berinisial H (35) yang tercatat sebagai warga Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, tampaknya harus berurusan dengan petugas Polres Indramayu.
Pasalnya, H yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut terbukti menimbun BBM bersubsidi jenis pertalite yang dibeli dari SPBU, kemudian menjualnya dengan harga lebih mahal demi keuntungan pribadi.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengatakan, dalam menjalankan aksinya tersangka menggunakan barcode milik orang lain untuk membeli pertalite di SPBU.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Cirebon Besok Kamis 16 April 2026, Wajib Sedia Payung Atau Jas Hujan
Menurut dia, tersangka menggunakan mobil pikap untuk membeli BBM bersubsidi tersebut, kemudian memindahkannya ke jeriken maupun galon, dan menjualnya dengan harga lebih mahal.
"Tersangka H memanfaatkan barcode milik orang lain untuk mengelabui sistem pembelian di SPBU. Setelah tangki mobil penuh, pertalitenya dikuras menggunakan selang, dan dipindahkan ke galon maupun jeriken untuk dijual kembali," kata Mochamad Fajar Gemilang saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Rabu (15/4/2026).
Ia mengatakan, terasangka yang telah beraksi sejak Februari 2026 itu diperkirakan telah menyalahgunakan sebanyak 3.240 liter BBM bersubsidi jenis pertalite yang dibeli dari SPBU seharga Rp 10 ribu perliter.
Selanjutnya pertalite tersebut dijual kembali kepada masyarakat dengan harga lebih mahal seharga Rp 11 ribu - Rp 12 ribu perliter, sehingga tersangka mendapatkan keuntungan pribadi.
Pihaknya mengakui, pengungkapan kasus itu berawal dari kecurigaan petugas terhadap mobil pikap berpelat nomor E 8388 QF yang kedapatan berulang kali mengisi BBM bersubsidi jenis pertalite di SPBU.
Baca juga: Bangun BUMD Secara Profesional, Bupati Indramayu Raih Penghargaan TOP Pembina BUMD 2026
"Kami langsung menindaklanjuti aktivitas tidak wajar tersebut, dan mendapati tersangka yang menggunakan barcode milik orang lain, kemudian dipindahkan ke galon serta jeriken untuk dijual kembali," ujar Mochamad Fajar Gemilang.
Ia menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara juga diketahui ternyata tersangka H menggunakan tiga barcode milik orang lain untuk mengelabui petugas SPBU saat mengisi pertalite.
Adapun barang bukti yang berhasil disita dalam kasus tersebut, di antaranya, mobil pikap, 150 liter pertalite yang dimuat dalam 10 galon berkapasitas 15 liter, 25 galon dan jeriken, selang, handphone serta lainnya.
Fajar mengakui, saat ini jajarannya masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan tersangka lain, dan uji laboratorium serta pemeriksaan ahli migas untuk melengkapi berkas perkara.
"Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dalam Pasal 40 angka 9 UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta diancam hukuman maksimal enam tahun penjara," kata Mochamad Fajar Gemilang.
| Bansos PKH dan BPNT April 2026 Resmi Cair, Begini Cara Cek Penerima Secara Online |
|
|---|
| Mega Proyek Raksasa Tol Terpanjang di Indonesia Terhenti? Rp56 Triliun Dipertaruhkan |
|
|---|
| Viral Video Mobil Terbalik di Ciwaru Kuningan, Polisi Sebut Tiga Penumpang Alami Luka |
|
|---|
| Persib Bandung Kini Fokus Hadapi Dewa United, Bojan Hodak Sebut Laga Akan Sulit |
|
|---|
| Jhonny Jansen Ngaku Sempat Ingin Boyong Eliano Reijnders ke Bali United: Tapi Dia Pilih Persib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/SKapolres-Indramayu-AKBP-Mochamad-Fajar-Gemilang-beserta-jajaraannyafff.jpg)