Senin, 13 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Berita Indramayu Hari Ini

Genjot Produksi Perikanan Tangkap dan Budi Daya, Diskanla Indramayu Optimistis Mencapai Target

Genjot Produksi Perikanan Tangkap dan Budi Daya, Diskanla Indramayu Optimistis Mencapai Target

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melakukan blusukan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, Indramayu, Kamis (26/12/2024). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus menggenjot produksi perikanan tangkap dan budi daya yang ditargetkan mencapai 527772,54 ton pada tahun ini.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, mengaku, optimistis target produksi perikanan tangkap dan budi daya tersebut bakal tercapai.

Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam di Bandung dan Cimahi Hari Ini 13 Desember 2025 Naik Segini


Sebab, menurut dia, hingga triwulan ketiga 2025 realisasi produksi perikanan tangkap maupun perikanan budi daya di Kabupaten Indramayu tercatat telah mencapai 423669,95 ton 

"Jumlah tersebut terdiri dari perikanan tangkap 136121,16 ton, dan perikanan budi daya mencapai 287548,79 ton, sehingga kami optimistis target 2025 akan tercapai," ujar Edi Umaedi kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (13/12/2025).

Ia mengatakan, target produksi perikanan tahun ini hanya tersisa 104102,59 ton, dan diyakini bakal tercapai pada triwulan keempat 2025 yang datanya baru diketahui pada awal 2026.

Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam di Bandung dan Cimahi Hari Ini 13 Desember 2025 Naik Segini


Pihaknya mengakui, optimisme tersebut ditunjang 6074 kapal berbagai ukuran yang beroperasi di wilayah Kabupaten Indramayu untuk mendukung produksi perikanan tangkap.

Selain itu, pengembangan perikanan budi daya yang terbagi menjadi dua kelompok usaha, yakni perikanan air tawar dan air payau yang memiliki tujuh komoditss juga turut mendukung produksi perikanan budi daya di Kabupaten Indramayu.

"Komoditas di perikanan air tawar ada lele, nila, dan gurami, sedangkan perikanan air payau mencakup udang windu, udang vaname, bandeng, serta rumput laut," kata Edi Umaedi.

Baca juga: Bursa Transfer Persib Memanas: Muncul Tiga Kandidat Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia


Edi menyampaikan, hingga kini luas lahan tambak di Kabupaten Indramayu yang digunakan untuk menunjang produksi budi daya perikanan air payau mencapai lebih dari 22,5 ribu hektare.

Sementara lahan tambak untuk budi daya perikanan air tawar luasnya mencapai 560 hektare, dan tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu.

"Luas lahan budi daya perikanan air payau ini memang lebih luas, sehingga target produksinya juga lebih tinggi dibanding perikanan air tawar," kata Edi Umaedi.
 
 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved