Menjalang datangnya momen penting tersebut, hampir semua umat muslim selalu melaksanakan peringatan Isra Miraj.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan keputusan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah akan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026.
Ajuran untuk menyampaikan khutbah secara singkat terdapat di dalam sebuah hadits riwayat Muslim dan Ahmad berikut ini.
Khutbah Jumat, tapi kali ini Tribun Cirebon akan mengulas salah satu diantanranya, dengan judul Empat Pelajaran dalam Peristiwa Isra Miraj.
Berikut ini ada 3 contoh teks pidato atau ceramah bertema Isra Miraj yang dilansir dari berbagai sumber, dapat dijadikan acuan.
Satu di antaranya yakni dengan mendoakan saudara seagama dan sanak saudara sembari mengucapkan selamat merayakan Isra Miraj 1447 H.
Sementara mi'raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa menuju sidratul muntaha atau langit ketujuh.
Untuk memeriahkan momentum tersebut, maka dibutuhkan background yang mendukung acara peringatan Isra Miraj.
Hal ini menjadi hal yang paling dinantikan bagi umat muslim, pasalnya Isra Miraj merupakan peristiwa penting dalam agam islam.
Isra Miraj digambarkan sebagai perjalanan fisik dan spiritual (rohani) yang bersumber dari kitab suci umat Islam Al-Quran
Setelah ini, ke-18 tim yang bertanding di Super League 2025/2026 akan segera memulai putaran kedua.
Puasa Qadha merupakan ibadah pengganti yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang meninggalkan puasa
Apabila dihitung mundur dari hari ini, 12 Januari 2026, maka tersisa 37 hari lagi menuju dimulainya ibadah puasa Ramadhan 1447 H.
Isra Mi’raj adalah perjalanan luar biasa yang dialami Rasulullah SAW dalam waktu satu malam.
Saat dimintai keterangan oleh wartawan, Betrand Peto mengaku sempat diliputi rasa khawatir.
Secara makna, Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem.
Peristiwa ini merupakan peristiwa penting bagi umat Islam karena Nabi menerima perintah shalat lima waktu.
Peristiwa Isra Miraj akan diperingati pada 27 Rajab 1447 Hijriah atau Jumat, 16 Januari 2026 dalam penanggalan Masehi.
Peristiwa ini mengisahkan perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, dari Masjidil Haram