Rabu, 15 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Libur Lebaran 2026

Cirebon dan Kuningan Jadi Perhatian, Bakal Diserbu Wisatawan Saat Momen Libur Lebaran 2026

Kawasan Cirebon dan Kuningan akan menjadi tempat berlibur wisatawan dan pemudik saat libur Lebaran 2026 ini.

Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Kepadatan kendaraan menuju objek wisata di Palutungan, Kuningan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar menyampaikan persiapan-persiapan untuk periode angkutan Lebaran 2026 yang dimulai berlangsung dari 14 Maret sampai 29 Maret 2026.

Menurut Dhani, Jabar bukan hanya sebagai tujuan mudik melainkan lintasan para pemudik.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan terkait prakiraan pergerakan nasional pada masa mudik dan balik Lebaran 2026, ada sebanyak 50,6 persen potensi pergerakan nasional atau, sebanyak 143,9 juta orang, dengan lima moda transportasi, antara lain 76,24 juta mobil pribadi, 24,08 juta sepeda motor, 23,24 juta bus, 6,4 juta kapal penyeberangan, dan 4,98 juta pesawat.

"Daerah asal terbanyak ialah, Jabar 21,5 persen (30,97 juta orang), DKI Jakarta 12,63 persen (19,93 juta orang), Jatim 10,85 persen (17,12 juta orang), Jateng 10,50 persen (16,57 juta orang), Banten 7,08 persen (11,17 juta orang). Lalu, tujuan terbanyak, yakni Jateng 26,90 persen (38,71 juta orang), Jatim 17,30 persen (27,29 juta orang), Jabar 15,90 persen (25,09 juta orang), DIY 5,20 persen (8,20 juta orang), dan Sulawesi Selatan 3,40 persen (5,36 juta orang)," ucapnya di Graha Perhubungan, Cinunuk, Senin (9/3/2026).

Dishub Jabar pun mengantisipasi adanya lonjakan pemudik baik saat Idulfitri maupun momen pemudik yang berwisata.

Pasalnya, di momen Lebaran ini terjadi libur panjang dengan total hampir 15 hari libur.

"Mengacu pada pergerakan sebelumnya, jalur wisata akan meningkat pada H+2. Sedangkan untuk pulang kampung terjadi mulai H-7. Ada beberapa tujuan wisata yang kami antisipasi, yakni Puncak (Bogor), Bandung Raya, seperti Ciwidey dan Lembang, Pantai Palabuhanratu, dan Pangandaran. Lalu, ada Cirebon dan Kuningan untuk wilayah Pantura," katanya.

Lebih lanjut, Dhani menyebut asal daerah terbanyak pemudik dari Jabar, antara lain Kabupaten Bogor (4,23 juta orang), Kabupaten Bekasi (2,13 juta orang), Kota Bandung (2,04 juta orang), Karawang (1,9 juta orang).

Untuk wilayah tujuan pemudik, terbanyak ialah Garut (2,93 juta orang), Kabupaten Bandung (2,39 juta orang), Kabupaten Tasikmalaya (1,91 juta orang), dan Kota Bandung (1,68 juta orang).

"Ya intintya terbanyak ke wilayah Priangan Timur untuk pemudik yang ke wilayah Jabar menjadi tujuan utama. Kami prediksi waktu keberangkatan (mudik) pada H-3 atau Rabu (18/3/2026) sebanyak 21,3 persen atau 8,9 juta orang. Lalu, kepulangan atau arus balik ada dua gelombang, yakni H+2 atau pada 24 Maret 2026 sebanyak 18,9 persen (4,12 juta orang), karena pada 25 Maret 2026 ada beberapa kantor yang sudah masuk dan selesai cuti bersamanya. Kemudian, gelombang kedua pada H+6 atau Sabtu (28/3/2026) sebanyak 15,4 persen (3,9 juta orang)," ucapnya.

Dhani menegaskan, jalur tol yang menjadi jalur mudik utamanya ialah tol Trans Jawa. Sementara jalur arteri akan didominasi di ruas Bandung-Cileunyi-Nagreg-Limbangan-Malangbong-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar.

"Kami akan terjunkan 4.300 personel gabungan baik Dishub Jabar, kota/kabupaten, dan Kemenhub," katanya.

Baca juga: Tukang Becak di Cirebon Akan Dapat Rp 200 Ribu Per Hari, Kompensasi Tak Narik Saat Arus Mudik

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved