Kisah Suami Wafat di Pangkuan Istri Saat Berteduh di Sebuah Ruko di Tasikmalaya, Ini Kronologinya

Editor: Mumu Mujahidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang ibu berupaya menenangkan Tuti yang menangis tersedu-sedu. Jasad suaminya terbaring di pangkuannya.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Seorang pria tiba-tiba meninggal dunia di pangkuan istri saat berteduh di sebuah ruko di Kota Tasikmalaya.

Peristiwa mengharukan menimpa seorang istri bernama Tuti (51), warga Sambongpari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Ketika duduk berdampingan dengan suaminya, Haryono (54), untuk berteduh, tiba-tiba sang suami terkulai dan tak lama meninggal dunia di pangkuan Tuti.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bojongjengkol, betulan Cipapagan, Kelurahan Sirnagalih, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/12) petang.

Saat itu korban bersama istrinya tengah berteduh di sebuah ruko yang tutup dan duduk di pilar.

Seorang ibu berupaya menenangkan Tuti yang menangis tersedu-sedu. Jasad suaminya terbaring di pangkuannya. ((dokumentasi Polsek Indihiang))

Mereka baru saja pulang dari Cihaurbeuti, Ciamis, menggunakan sepeda motor dan turun hujan cukup lebat.

Karena tak membawa jaket hujan, keduanya kemudian berteduh di lokasi kejadian hingga terjadilah musibah itu.

Tuti yang terkejut mengetahui suaminya terkulai tak sadarkan diri, menggoyang-goyang tubuh sang suami sambil memanggil-manggil namanya.

Seorang tukang ojol yang juga tengah berteduh berupaya memberikan pertolongan.

Namun saat diperiksa korban sudah meninggal dunia.

Baca juga: Seorang Kakek Tewas Mendadak Beberapa Saat Setelah Membeli Teh Kemasan di Tasikmalaya

Tuti tak kuasa menahan tangisnya membuat iba warga yang berdatangan ke lokasi.

Sejumlah ibu-ibu berupaya menenangkannya.

Tak lama datang petugas Polsek Indihiang bersama Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota.

Petugas langsung melakukan identifikasi lokasi.

"Karena saat sebelum meninggal sedang bersama istri, istri korban meminta jenazah langsung dibawa ke rumah duka," kata Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi.

Kepada petugas Tuti mengungkapkan suaminya memiliki riwayat penyakit darah tinggi.

"Saat berteduh kemungkinan penyakitnya terjangkit lagi hingga korban meninggal dunia," ujar Didik. 

Baca juga: Empat Anak yang Mendadak Jadi Yatim Piatu di Kota Tasikmalaya, Kini Terpaksa Harus Hidup Terpisah

Berita Terkini