Sabtu, 25 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Update Kasus Perundungan Pelajar SMP di Pangandaran, Sejumlah Saksi Dipanggil dan Diperiksa Polisi

Jajaran Sat Reskrim Polres Pangandaran Polda Jabar menangani kasus dugaan perundungan yang melibatkan dua pelajar SMP

Tribun Jabar/Padna
KASUS PERUNDUNGAN - Plt Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana menanggapi kasus perundungan yang melibatkan pelajar SMP 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN- Jajaran Sat Reskrim Polres Pangandaran Polda Jabar menangani kasus dugaan perundungan yang melibatkan dua pelajar SMP


Kejadian yang dilakukan anak SMP itu terjadi di halaman SD di wilayah Desa Panyutran, Kecamatan Padaherang, Sabtu 9 Agustus 2025 sore.


Plt Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, membenarkan kejadian dugaan perundungan yang melibatkan pelajar SMP.

Baca juga: Pertama Kali Naik Gunung, Siswi Asal Cirebon Tembus Puncak Ciremai dan Kibarkan Bendera Merah Putih

Baca juga: Viral Perundungan Siswa SMP di Pangandaran, Kakak Kelas Hajar Adik Kelas, Kepsek Buka Suara


"Kami juga Polres Pangandaran sudah menerima laporan polisi terkait masalah perundungan yang terjadi di satu sekolah di wilayah Kecamatan Padaherang," ujar Yusdiana kepada sejumlah wartawan di ruangan Humas Mapolres Pangandaran, Senin (11/8/2025) siang.


Saat ini, Sat Reskrim Polres Pangandaran sudah melakukan pemanggilan saksi-saksi dan pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus itu.


"Awal mulanya korban dan pelaku ini masih bertetangga. Jadi, ini adalah salah satu kenakalan remaja," katanya.

AKSI PERUNDUNGAN -  Viral beredar sebuah video tindakan perundungan di Pangandaran Jawa Barat yang melibatkan dua anak yang masih duduk di bangku SMP. Dalam video berdurasi 42 detik itu, terlihat seorang anak berhadapan dengan satu anak yang postur tubuhnya lebih pendek, Sabtu 9 Agustus 2025
AKSI PERUNDUNGAN - Viral beredar sebuah video tindakan perundungan di Pangandaran Jawa Barat yang melibatkan dua anak yang masih duduk di bangku SMP. Dalam video berdurasi 42 detik itu, terlihat seorang anak berhadapan dengan satu anak yang postur tubuhnya lebih pendek, Sabtu 9 Agustus 2025 (Istimewa tangkap layar video beredar)


Kepala Desa Panyutran, Rasyo Sunaryo, mengaku prihatin dengan kejadian yang terjadi terhadap warganya.


"Semoga dapat diselesaikan dengan baik oleh pihak kepolisian dan kedepan ada solusi untuk bagaimana agar anak itu bisa dididik oleh pihak berwajib," ucap Rasyo.


Sebelumnya, viral beredar sebuah video tindakan perundungan dilakukan seorang anak yang masih duduk di bangku SMP. 

Baca juga: Prediksi Laga Arema FC vs PSBS Biak, Singo Edan Harus Waspada, Tim Tamu Siap Buat Kejutan


Dalam video berdurasi 48 detik itu, terlihat seorang anak berhadapan dengan satu anak yang postur tubuhnya lebih pendek.


Tidak lama setelah berhadapan, seorang anak berpostur tubuh tinggi kemudian memukul wajah anak didepannya sebanyak dua kali.


Setelah dipukul, seorang anak pun langsung tersungkur kesakitan dan kemudian ditolong kembali oleh anak yang memukul tersebut.


Sementara anak-anak lain berada di sekitar lokasi terlihat menjauh dari satu anak yang melakukan perundungan tersebut.


Setelah video tersebut ditelusuri, tindakan perundungan itu dilakukan di sekitar sekolah dasar di wilayah Desa Panyutran, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.


Kejadian yang dilakukan pelajar SMP itu terjadi Sabtu 9 Agustus 2025 sore ketika ada acara pertandingan sepak bola antar kampung di area lapangan sekitar lokasi sekolah dasar itu. *

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved