Minggu, 12 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Utara Jawa Barat

Peringatan dini banjir rob di wilayah pesisir utara Jawa Barat dikeluarkan BMKG.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
BANJIR ROB - Polisi saat berupaya menutup tanggul yang jebol dengan menumpuk batu di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Kamis (30/1/2025). Peringatan dini banjir rob di wilayah pesisir utara Jawa Barat dikeluarkan BMKG. Peringatan dini ini berlaku mulai 18 Juni sampai dengan 23 Juni 2025. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Peringatan dini banjir rob di wilayah pesisir utara Jawa Barat dikeluarkan BMKG. Peringatan dini ini berlaku mulai 18 Juni sampai dengan 23 Juni 2025.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Dyan Anggraeni merinci beberapa wilayah yang bakal terdampak banjir rob tersebut.

Di Kabupaten Indramayu, wilayah yang terdampak seperti di Kecamatan Kandanghaur, Pasekan dan Indramayu.

Kabupaten Subang, yakni Kecamatan Legonkulon dan Sukasari. Kabupaten Cirebon, wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Losari, Mundu, dan Gebang.

Baca juga: Tanggul Sungai Cigede Jebol, Kampung Pasigaran Dayeuhkolot Bandung Terendam Banjir

“Sedangkan Kota Cirebon yang terdampak di wilayah Lemahwungkuk dan Kejaksan,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (17/6/2025).

Dyan menjelaskan, banjir rob ini akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut di pesisir utara Jawa Barat.

BMKG pun mengimbau masyarakat untuk bersiap dan mengantisipasi dampak dari bencana tersebut.

“Puncak pasang maksimum (rob) akan terjadi pukul 15.00-20.00 WIB,” ujar dia.

Dyan menyampaikan, banjir rob ini tentunya akan berdampak pada terganggunya aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir.

Masyarakat pun diminta melakukan langkah-langkah antisipasi. Misalnya, meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi air laut.

Menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat pasang tinggi.

Memastikan sistem drainase di sekitar rumah berjalan dengan baik untuk menghindari genangan air.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi dan peringatan dini dari BMKG terkait kondisi cuaca dan potensi banjir rob,” ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved