Kuliner Khas Cirebon
Mencicipi Brengkes dan Ketan Gurih Khas Kamba’s Table, Kuliner Legendaris Primadona Wisatawan
Di tengah geliat modernisasi dan derasnya arus makanan kekinian, masih ada ruang bagi para pecinta masakan jadul yang nyaris terlupa.
Penulis: Dwi Yansetyo Nugroho | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Di tengah geliat modernisasi dan derasnya arus makanan siap saji kekinian, masih ada ruang bagi para pecinta masakan jadul yang nyaris terlupa.
Salah satunya adalah Brengkes, sajian kuliner legendaris era 60-an khas Cirebon, yang kini kembali dihidangkan dengan penuh cinta di sebuah rumah makan bernuansa tradisional Kamba's Table yang terletak di Jalan Panembahan Utara No. 1, Kabupaten Cirebon.
Siang itu, Owner Kamba's Table, Rere Barara, sengaja mengunjungi Studio Tribun Cirebon di CSB Mall Ruko Chelsea Blue, Rabu (28/5/2025).
Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam Hari Ini di Surabaya dan Semarang Menukik Tajam, 1 Gram Jadi Segini
Bukan tanpa alasan, Perempuan berhijab itu juga berbagi cerita suka duka di balik bangunannya yang menyatu dengan EB Batik Tradisional Cirebon, tempat yang saat ini menjadi saksi bisu menyusuri jejak-jejak budaya dan kenangan masa silam melalui Brengkes dan ketan gurih.
“Sebenarnya Brengkes ini adalah menu favorit keluarga, khususnya orang tua saya,” ujar Rere.
Kamba's Table telah berdiri sejak 2007 dan buka dari pukul 05.00 hingga 17.00 WIB setiap harinya. Bagi yang ingin mencicipi Brengkes di pagi hari, tempat ini cocok untuk sarapan dengan suasana tenang.
Brengkes dijual dengan harga yang ramah di kantong, hanya Rp35 ribu untuk lauk saja, dan Rp40 ribu lengkap dengan nasi dan kerupuk udang. Bisa disantap langsung di tempat maupun dibawa pulang.
Selain Brengkes, Rere Barara, juga memproduksi Ketan gurih Kampung Batik yang satu lokasi dengan EB Batik Traditional. Kenyal ketan dan bumbu ebi menjadikan perpaduan rasa yang nikmat.
Baca juga: ALHAMDULILLAH, Bantuan Pangan Non Tunai Senilai Rp200.000 Segera Cair, Begini Mekanismenya
Ketan gurih ini menjadi primadona oleh-oleh bagi para wisatawan.
"Sejak tahun 90-an ketan gurih ini sudah menjadi primadona di Kamba's Table. Dan semakin kesini penggemarnya semakin banyak,” Ujar perempuan yang pernah menjadi Announcer di salah satu Radio di Bandung ini.
Untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, masih kata Rere, saat ini tersedia 2 varian rasa bumbu ketan yakni ebi dan original. "Jadi konsep dari Kamba's Table ini one stop shopping. Kulineran sambil menikmati EB Batik," tandasnya.
Baca juga: ANJLOK LAGI, Harga Emas Antam Hari Ini di Jogja dan Solo Kembali Merosot, 1 Gram Jadi Segini
Bagi Tribunners yang datang berombongan, tak perlu khawatir. Kambas Table mampu menampung hingga 100 orang. Menu lainnya dan aneka kuliner khas Cirebon lainnya pun tersedia.
"Jangan khawatir, parkiran kita cukup luas," tambah Rere sambil tertawa lirih.
Rere tak sekadar menjual makanan. Ia ingin menghidupkan kembali rasa dan kenangan masa lalu lewat Brengkes dan ketan gurih Kamba's Table.
Ia berharap, kuliner ini bisa diterima oleh generasi muda dan menjadi bagian dari identitas kuliner Cirebon yang tak lekang oleh zaman.
| Prediksi Skor Persib Bandung Lawan Persija Jakarta, Maung Menang Tipis di Kandang Macan |
|
|---|
| Viral Video Mobil Boks Tabrak Tempat Cukur di Kuningan, Pemangkas Rambut Loncat Menghindar |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Purwakarta, Motor Ditabrak Kontainer, Seorang Pria Meninggal Dunia |
|
|---|
| Sapi Kurban Milik Prabowo Subianto Curi Perhatian, Beratnya Sampai 1 Ton Dirawat Intensif |
|
|---|
| Tempat Nobar Persib Bandung Lawan Persija Jakarta di Majalengka, Ribuan Bobotoh Bakal Tumplek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/BRENGKES-Brengkes-makanan-eraSS.jpg)