Persibmania
Ada Dugaan Intimidasi Terhadap Bobotoh, Eko Maung Buka Suara Sebut Official Persib Begini
Eko Maung Sebut Dugaan Intimidasi Oleh Official Persib Terhadap Bobotoh Sangat Tidak Patut.
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pakar Hukum Olahraga, Eko Noer Kristiyanto menilai dugaan intimidasi atau kekerasan oleh official Persib terhadap Bobotoh merupakan sebuah kesalahan, dilihat dari sudut pandang manapun.
Pria yang akrab disapa Eko Maung ini mengatakan, jika benar terjadi intimidasi atau kekerasan yang dilakukan official Persib terhadap Bobotoh, maka itu sangat tidak patut.
"Gak patut atuh, masa suporter yang beli tiket, mengorbankan tenaga dan waktu ke sana (Stadion) digituin langsung dianiaya, kalau benar kejadian. Kepatutan aja, gak patut itu," ujar Eko, saat dihubungi Sabtu (21/9/2024).
Baca juga: KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,7 Juta Pemilih di Pilkada 2024, Targetkan Partisipasi 80 Persen
Menurutnya, peristiwa seperti ini harus dilihat secara utuh, mengapa PT PBB bisa melakukan dugaan intimidasi terhadap Bobotoh, padahal dulu Bobotoh itu sangat dihargai.
"Jadi kita harus melihatnya utuh. Dulu itu, orang PT PBB pada respect, sekarang kan nggak. Pentolan-pentolannya ada yang menjadi bagian PT PBB, itu adalah titik balik Bobotoh diremehkan," katanya.
Padahal, di tubuh manajemen PT PBB saat ini terdapat orang-orang yang dulunya merupakan Bobotoh dan sangat dihargai seperti Umuh Muchtar, Budi Bram dan Iskandar.
Baca juga: Inilah 4 Poin Pernyataan Sikap Viking atas Dugaan Intimidasi Oleh Official Persib Terhadap Bobotoh
"Eko merasa tetap ada figur pituin yang ngerti banget Bobotoh di Persib yaitu Umuh, Budi Bram dan Iskandar. Secara historis mereka dari Bobotoh, dari bawah banget. Bobotoh nggak boleh diginiin. Mereka bereaksi harusnya," ucapnya.
Kondisi ini pun, kata Eko, sulit untuk dilanjutkan ke ranah hukum. Bobotoh, kata dia, harus belajar dari kasus dulu yang menewaskan Bobotoh dan hingga saat ini tidak pernah ada tersangka dalam perkara itu.
"Pengalaman selama ini, kan Bobotoh meninggal saja gak ada yang ditangkap gitu. Jadi, aku tuh ambil contoh banyak kasus yang lebih parah dari ini, gak ada kena pidana. Apalagi yang kaya begini doang," ucapnya.
Baca juga: 6.640 Bilik Suara Pilkada Tiba di Cirebon, Ada 3.318 TPS yang Disiapkan, KPU Pastikan Logistik Aman
Eko pun menilai jika peristiwa ini benar terjadi, maka akhirnya hanya akan selesai dengan mediasi. Sebab, Bobotoh tidak memiliki kekuatan untuk melawan PT PBB.
"Belum kita ngomongin mental bobotoh. Aku sih gak ingin hukum jadi tujuan, yang namanya hukum pidana kan ultimum remidium. Jadi, kalau gak ada cara lain, baru pidana. Tapi kan ini pasti ada mediasi, damai. (Kalau ke ranah hukum) Kuat gak Bobotoh nanti, gak akan kuat. Kan Bobotohnya juga gak solid. Aku bisa menakar, gak akan mampu menghadapi PT PBB. Pasti kalah, gak akan lanjut," katanya.
"Bobotoh juga gampang terlena. Besok lawan Persija menang, lupa Bobotoh (kasus ini)," tambahnya.
Pemain Anyar Setara Thom Haye Segera Merapat ke Persib, Bos Kode Akan Ada Kejutan Lagi |
![]() |
---|
Hadapi Ujian Berat Lawan Borneo FC, Persib Bandung Bidik Kebangkitan di Stadion GBLA |
![]() |
---|
Fakta Menarik Jelang Laga Persib Bandung vs Borneo FC, Maung Digdaya, Ancaman Peralta |
![]() |
---|
Berpeluang Jalani Debut saat Persib Bandung vs Borneo FC, Federico Barba Antusias |
![]() |
---|
Prediksi dan Head to Head Persib Bandung vs Borneo FC, Maung Dapat Pemain Baru, Berpeluang Menang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.