Rabu, 22 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Rafka Bocah 5 Tahun Hilang Terseret Arus Selokan di Garut, Begini Kronologinya

Peristiwa itu terjadi di Sungai Cibakom, Kampung Saripulo, Desa Padaasih, Kecamatan Pasirwangi, Garut, pada Kamis, (11/4/2024) petang.

Editor: dedy herdiana
Dok.Polsek Pasirwangi
Petugas gabungan melakukan pencarian Rafka (5) bocah tenggelam di Sungai Cibakom Kampung Saripulo, Desa Padaasih, Kecamatan Pasirwangi, Garut, pada Kamis, (11/4/2024) petang. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Rafka seorang bocah 5 tahun hilang terseret arus saat bermain air di selokan yang tak jauh dari rumahnya. 

Peristiwa itu terjadi di Sungai Cibakom, Kampung Saripulo, Desa Padaasih, Kecamatan Pasirwangi, Garut, pada Kamis, (11/4/2024) petang. 

Baca juga: Baru Saja Gempa Terkini di Jawa Barat Mengguncang Garut Barat Daya, Pusat Gempa di Laut

Kapolsek Pasirwangi Iptu Wahyono Aji mengatakan, hilangnya korban berawal dari saat bermain bersama empat orang teman-temannya di kawasan sungai. 

Korban saat itu hendak mengambil air di aliran sungai, kemudian terjatuh masuk ke dalam aliran air lalu hanyut terbawa arus. 

"Saat kejadian berlangsung hujan cukup deras dan arus sungai meluap hingga kejalan, sampai saat ini korban masih dilakukan pencarian," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Jumat (12/4/2024). 

Ia menuturkan, setelah korban diketahui  hanyut, salah seorang warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Bhabinkamtibmas Padaasih dan Babinsa Desa Padaasih. 

Sejumlah petugas kemudian beduyun-duyun melakukan pencarian terhadap korban hingga malam hari. 

Iptu Aji menyebut, hibgga Kamis malam pihaknya bersama semua unsur Forkopimcam telah melakukan upaya pencarian hingga masuk ke dasar sungai. 

"Pencarian korban mulai dari TKP sungai Cibakom Saripulo sampai ke sungai Cibodas," ungkapnya. 

Kondisi pencarian malam itu menurutnya dalam kondisi hujan dengan aliran sungai yang deras, pencarian akhirnya ditunda mulai pukul 21.30 WIB malam. 

"Medan pencarian cukup berbahaya karena arus sungai masih deras, hujan masih turun," 

"Dan keadaan malam hari yang gelap, pukul 21.30 wib pencarian sementara dihentikan dan hari ini dilanjutkan kembali," ungkapnya. 

Saat ini petugas TNI-Polri, Tim SAR, Damkar dan gabungan masih melakukan pencarian di lokasi kejadian. 

Proses pencarian juga melibatkan banyak unsur, salah satunya sejumlah organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan di Garut. 

Baca juga: Tragedi di Mal CSB Cirebon, Pj Wali Kota Soroti Pengelolaan Limbah Pasca Kematian Empat Teknisi

 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved