Minggu, 19 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Viral

Lagi, Caleg PAN Ngamuk, Nekat Ancaman Petugas PPK di Sumenap, Polisi Tindak Begini

Sikap nada tinggi dan ucapan pengancaman yang dilontarkan itu terekam dalam sebuah video

ig
Lagi, Caleg PAN Ngamuk, Nekat Ancaman Petugas PPK di Sumenap, Polisi Tindak Begini 

TRIBUNCIREBON.COM - Viral diduga anggota oknum calon anggota DPR RI mengancam petugas PPK.

Diketahui oknum anggota DPR RI periode 2019 - 2024 asal Sampang Madura diduga mengancam anggota PPK Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep pada Jumat (1/3/2024) malam.

Sikap nada tinggi dan ucapan pengancaman yang dilontarkan itu terekam dalam sebuah video berdurasi 0.57 detik dan 0.47 detik kini viral dari group ke group WhatsApp di Sumenep.

Dalam video tersebut, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga tercatat sebgai Calon DPR-RI 2024-2029 pada Pemilu 2024 ini tampak memakai kaos warna merah mendatangi kantor kecamatan Lenteng, Kabupeten Sumenep.

Warga setempat yang melihat langsung suasana di lokasi menyebutnya, anggota DRP RI itu bernama Slamet Ariyadi yang datang bersama sejumlah relawannya tampak terkesan naik darah dan marah - marah pada anggota PPK Kecamatan Lenteng.

Baca juga: Seorang Warga Sempat Ngamuk di Kantor Desa di Pangandaran, Kadinsos: Kini Sudah Dikasih 2 Karung

Peristiwa kisruh itu terjadi, karena para saksi yang keberatan atas perbedaan C hasil dan D hasil di kecamatan Lenteng yang ditemukan dugaan pengelembungan suara caleg DPR-RI dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Kapolsek Lenteng AKP Bondan Wibowo menyampaikan dan meminta bantuan personel dari Kapolres Sumenep.

Setidaknya, ada satu batalion Brimob bersenjata lengkap datang langsung mengamankan kantor kecamatan Lenteng.

Rosif, Saksi PAN di kecamatan Lenteng membenarkan bahwa suara partainya ada penggelembungan suara sebanuak 2.000 lebih suara yang ditambahkan pada Caleg nomor urut 2 atas nama Malik Efendi (dari PAN).

"Berdasarkan verifikasi saya sebagai saksi, suara awal Malik Efendi setelah Pleno kecamatan itu 4 ribuan suara. Namun, setelah pleno kecamatan selesai, tiba-tiba suara caleg nomor 2 atas nama Malik Efendi menjadi 6 ribu lebih suara," tutur Rosif yang diberikan mandat oleh DPC untuk saksi di Kecamatan Lenteng.

 

Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved