Jumat, 8 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Gempa Terkini

Jepang Diguncang Gempa Dahsyat M7,4, Disertai Peringatan Tsunami 5 Meter

Peringatan gelombang tsunami hingga 5 meter dikeluarkan untuk Semenanjung Noto di Prefektur Ishikawa

Tayang:
tribun
ilustrasi tsunami 

TRIBUNCIREBON.COM - Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 menimpa negara Jepang pada Senin (1/1/2024). Dengan kekuatan gempa tersebut, pihak terkait langsung mengeluarkan peringatan tsunami di beberapa wilayah.

Peringatan gelombang tsunami hingga 5 meter dikeluarkan untuk Semenanjung Noto di Prefektur Ishikawa dan badan cuaca memperingatkan akan adanya gelombang setinggi 5 meter di wilayah tersebut.

Daerah lain di pesisir Laut Jepang, dari Hokkaido hingga Nagasaki juga dikeluarkan peringatan tsunami, dengan perkiraan gelombang setinggi 3 meter.

Dilansir dari Japan Times, peringatan tsunami untuk prefektur Ishikawa, Niigata, Toyama dan Yamagata mendesak masyarakat untuk segera meninggalkan daerah pesisir, dengan gelombang setinggi lebih dari 1,2 meter mencapai Pelabuhan Wajima di Semenanjung Noto di Ishikawa sekitar pukul 16:21 waktu Jepang.

Orang-orang yang mengalami tsunami setinggi lebih dari 1 meter dianggap “sangat mungkin tidak dapat berdiri, dengan kemungkinan kematian,” menurut Badan Meteorologi.

Baca juga: Gempa M7,4 Guncang Jepang, Muncul Peringatan Tsunami, Penduduk Noto Diminta Lari ke Tempat Tinggi

Sejak gelombang awal melanda, ketinggian tsunami di Pelabuhan Wajima semakin meningkat, meski pengukuran pastinya belum dapat ditentukan, menurut laporan NHK.

Peringatan tsunami besar yang dikeluarkan untuk wilayah Semenanjung Noto merupakan peringatan tingkat atas dari tiga peringatan dan setara dengan peringatan yang dikeluarkan setelah gempa bulan Maret 2011 di wilayah Tohoku.

Perdana Menteri Fumio Kishida mendesak penduduk daerah yang terkena dampak untuk terus memberikan perhatian jika terjadi gempa bumi kuat.

Dan di daerah yang diperkirakan akan terjadi tsunami, saya ingin meminta agar mereka mengungsi sesegera mungkin," ucap Kishida masih dikutip dari Japan Times, Senin (1/1/2024).

Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved