Senin, 13 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Persibmania

Perbandingan Bojan Hodak dan Marcelo Rospide, Bakal Jadikan Duel Persib vs Persik Berlangsung Seru

Kedua pelatih yang memiliki usia yang sama, dan baru menangani tim masing-masing di musim ini tersebut, nyatanya pernah jadi pelatih terbaik

Editor: dedy herdiana
Twitter
Persib Bandung vs Persik Kediri 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Laga Persib kontra Persik Kediri, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung nanti malam, akan menjadi ajang adu jeli dan kecerdasan dari dua pelatih masing-masing tim.

Kedua sosok tersebut, yakni Bojan Hodak (Kroasia) yang menjadi arsitek tim Persib, dan Marcelo Rospide (Brasil) yang merupakan juru racik Persik Kediri.

Baca juga: 5 Rekomendasi Tempat Nobar Persib vs Persik Kediri di Bandung, Buat Bobotoh yang Gak Kebagian Tiket

Kedua pelatih yang memiliki usia yang sama, dan baru menangani tim masing-masing di musim ini tersebut, nyatanya pernah dua kali dinobatkan sebagai pelatih terbaik pada beberapa pekan lalu.

Adapun Bojan Hodak dinobatkan sebagai pelatih terbaik pada pekan ke-10 dan pekan ke-15. Sedangkan, Marcelo Rospide dinobatkan pada pekan ke-13 dan pekan ke-17.

Melihat rekam jejak dari kedua pelatih tersebut, Bojan Hodak yang ditunjuk sebagai pelatih pengganti Luis Milla pada 26 Juli 2023 lalu, sejauh ini berhasil mengumpulkan 33 poin, dari hasil sembilan kemenangan, enam kali hasil imbang, dan hanya sekali menelan kekalahan, dalam 16 laga yang telah didampinginya.

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak (Tribunjabar.id/Deni Denaswara)

Selain itu, pelatih kelahiran Zagreb, Kroasia, 4 Mei 1971 itu pun, menjadikan produktivitas tim Maung Bandung meningkat, dengan hasil 32 gol dan hanya 14 kali kebobolan.

Sementara itu, Marcelo Rospide yang menjadi pelatih Persik Kediri sejak awal musim, telah mempersembahkan 30 poin, dari hasil delapan kemenangan, enam kali imbang, dan tujuh kali menelan kekalahan dalam 21 pertandingan yang telah dilaluinya.

Pelatih kelahiran Porto Alegre, 20 Maret 1971 tersebut, menghasilkan produktivitas tim Macan Putih sejauh ini, yakni 34 gol dan 28 kali kebobolan.

Pemain Persik Kediri merayakan gol ke gawang Arema FC. Mereka menang 5-2, Sabtu (15/7/2023).
Pemain Persik Kediri merayakan gol ke gawang Arema FC. Mereka menang 5-2, Sabtu (15/7/2023). (ligaindonesiabaru.com)

Disamping kesamaan usia, kedua pelatih berlisensi kepelatihan Pro UEFA tersebut, sama-sama mengandalkan permainan counter attack dengan menitik beratkan sektor flank atau lebar lapangan untuk membangun serangan.

Secara persentase rata-rata gol pertama yang berhasil dicetak melalui strategi masing-masing pelatih, terjadi pada menit 40-45. 

Strategi kedua pelatih pun, membuat masing-masing tim mengkoleksi jumlah cleansheet alias tidak kebobolan yang cukup seimbang. Dimana Persib memiliki lima kali cleansheet. Sedangkan Persik Kediri memiliki enam kali cleansheet.

Maka layak dinantikan bagaimana strategi yang akan diterapkan oleh kedua pelatih untuk mampu mengamankan tiga poin di pekan ke-22 Liga 1 musim ini, yang akan berlangsung di Stadion GBLA Kota Bandung nanti, Pukul 19.00 WIB (*)

Baca juga: LIVE Streaming Persib vs Persik: Maung Krisis Pemain Tengah Bertahan, Stefano Beltrame Jadi Starter?

 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved