Gempa Garut
Satu Rumah Rusak Akibat Gempa M 5,4 di Garut, Penghuni Panik Dengar Suara "Krek"
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 di Garut Kamis (19/10/2023) malam menyebabkan satu rumah rusak.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 di Garut Kamis (19/10/2023) malam menyebabkan satu rumah rusak.
Rumah tersebut milik Cucu di Kampung Samanggen, Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Zahra (26) salah satu anak Cucu mengatakan, kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut meliputi retak-retak berongga.
"Kerusakan ini akibat rentetan gempa sebelum-sebelumnya, pas kemarin malam ada gempa lagi jadi makin parah," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Jumat (20/10/2023).
Ia menuturkan, penghuni rumah sempat mengalami panik saat gempa terjadi, getarannya menimbulkan suara retakan di bagian-bagian dinding rumahnya.
Saat diperiksa, sejumlah dinding kamar dan ruangan lain termasuk lantai rumah mengalami retakan baru.
"Sempat panik, ada suara krek-krek saat gempa terjadi," ungkapnya.
"Gempa-gempa sebelumnya juga sama, cuma kali ini yang dirasa membahayakan," lanjutnya.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Aah Anwar Saeful mengatakan pada Kamis malam, pihaknya telah menerjunkan personil ke wilayah untuk memantau langsung dampak dari gempa bumi tersebut.
"Untuk situasi malam ini sementara terpantau aman, pimpinan di wilayah sudah melakukan pengecekan lokasi," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Kamis (19/10/2023).
Ia mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ditemukan kerusakan yang terjadi akibat gempa tersebut.
"Hingga saat ini juga tidak ada dilaporkan korban, jenis gempanya dangkal, hati-hati adanya gempa susulan," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Rumah-Cucu-di-Kampung-Samanggen-Desa-Wanajayas.jpg)