Selasa, 5 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kampung Mati Ditinggal Warga

Viral Kampung Mati di Kuningan, Akibat Bencana Longsor 2018, Ternyata di Sini Lokasinya

Kemunculan kampung mati di Kuningan, sontak menyedot perhatian masyarakat. Ini lokasinya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kondisi Kampung Mati di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kemunculan kampung mati di Kuningan, sontak menyedot perhatian masyarakat.

Terlebih sebelumnya kampung mati itu muncul di tayangan Channel YouTube dalam beberapa waktu belakangan.

Hasil penelusuran hingga mendatangi lokasi, kampung mati itu ternyata di Kampung Cigerut Kulon, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kuningan.

"Iya, daerah Cigerut Kulon ini masuk Desa Cipakem," ungkap Rianto (21) salah seorang warga setempat saat memberikan keterangan , Senin (25/9/2023).

Menurutnya, sebutan Kampung mati muncul akibat terjadi bencana alam.

"Dulu kejadian bencana alam itu longsor pada tahun 2018. Tidak ada korban dari bencana alam tersebut, namun beberapa tiang listrik roboh," ungkapnya.

Dia mengatakan, kampung mati secara geografis cukup jauh dari pusat pemerintahan desa setempat.

Kondisi Kampung Mati di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kuninganrt
Kondisi Kampung Mati di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kuningan

"Jarak dari pusat desa ke kampung mati ini sekitar 3,5 kilometer dan pulang pergi itu bisa dihitung berapa jaraknya," ujarnya.

Mengenai jumlah warga yang bertahan hidup dan melakukan aktivitas, Rianto mengungkap hanya beberapa jiwa yang bertahan.

"Kalau jumlah warga yang bertahan tidak tahu berapa banyaknya. Nah, perlu diketahui kampung mati ini hanya sebutan saja," katanya.

Itu lantaran daerah Cigerut ini terbagi dua wilayah dengan sebutan Cigerut Kulon dan Cigerut wetan.

"Untuk kehidupan di Cigerut Wetan juga masih ada warga bertahan hidup dan beraktivitas di sana," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved