Kebakaran
Kebakaran TPA Sarimukti Belum Padam, 25.000 Ton Sampah Masih Menumpuk di Bandung Raya
Puluhan ribu ton sampah di wilayah Bandung Raya masih menumpuk imbas kebakaran TPA Sarimukti yang belum padam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT- Puluhan ribu ton sampah di wilayah Bandung Raya masih menumpuk imbas kebakaran TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak kunjung padam selama satu bulan.
Akibatnya, selama satu bulan sampah di Bandung Raya yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan KBB masih banyak yang belum terangkut dan menumpuk di setiap TPS yang ada empat wilayah itu.
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin mengatakan, imbas kebakaran TPA Sarimukti ini menyebabkan terjadinya darurat sampah dan sejak 19 Agustus 2023 ada 56.000 ton sampah yang tidak terangkut di wilayah Bandung Raya.
Baca juga: Hari ke-25 Kebakaran TPA Sarimukti, Ini yang Dilakukan Tim Pemadam, Thermal Drone Pun Dikerahkan
"Saat lahan terbakar di Sarimukti, kita cari sana-sini (zona darurat), bisa terangkut 31.000 ton, sampai hari ini sampah di Bandung Raya tinggal 25.000 ton (tidak terangkut)," ujarnya saat ditemui di Cimahi, Selasa (19/9/2023).
Dengan kondisi tersebut, pihaknya telah meminta setiap kepala daerah di Bandung Raya mencari cara lain untuk menangani sampah yang belum terangkut tersebut di antaranya membuat program memilah sampah sejak dari rumah.
"Tadi juga saya meminta ke Pak Dikdik (Pj Wali Kota Cimahi) carilah cara lain penanganan sampah ini, jangan sampai menggunung, jangan sampai masyarakat kantong sampahnya tidak diangkut," kata Bey.
Selama ini sampah di Bandung Raya tidak terangkut karena imbas kebakaran TPA Sarimukti itu TPS-nya menjadi penuh, sehingga penanganan sampah tersebut harus dimulai dari hulu.
"Mulai dari pemisahan organik, kalau bisa dipisahkan 60 persen sampahnya itu. Saya lihat di Kota Bandung juga pas keliling-keliling banyak tumpukan juga, itu tidak baik," ucapnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, Prima Mayaningtyas mengatakan, untuk mengatasi penumpukan sampah tersebut pihaknya sudah melakukan upaya pengurangan sejak dari hulu.
"Pengurangan dari hulu sedang dilakukan dan dimapingkan, yang pertama dari sisi timbulan yang kedua sarana dan prasarananya yang dia punya (kabupaten/kota) itu berapa kapasitasnya, TPS3R, anorganiknya dan apapun yang dilakukan," kata Prima.
Baca juga: Teknik Jitu Damkar Kota Cirebon Jinakkan Api di TPA Kopi Luhur, Pakai Teknik Dukram
4 Kios Dekat Pasar Ciwidey Ludes Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa |
![]() |
---|
Pemilik Tak Sengaja Buang Puntung Rokok, Rumah Warga Disabilitas di Sukajadi Ciamis Terbakar |
![]() |
---|
Warung Sembako di Jatiluhur Purwakarta Terbakar Hebat, Pemilik Rugi Hingga Rp 100 Juta |
![]() |
---|
2 Rumah Milik Warga Cireunghas Sukabumi Hangus Terbakar, Kakek Bangunkan Cucu Untuk Selamatkan Diri |
![]() |
---|
Kebakaran Hebat Terjadi di Gang Isnen Kota Sukabumi, Empat Rumah Hangus Terbakar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.