Kota Cirebon Bertekad Raih Predikat Kota Sehat 2023, Ini Kata Sekda
Hari ini tim verifikasi Kota Sehat 2023 mendatangi Kota Cirebon. Mereka akan mengunjungi sejumlah tempat.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon bertekad meraih predikat Kota Sehat Swasti Saba Wiwerda tahun 2023.
Berbagai upaya terus dilakukan demi meraih predikat tersebut.
Pada Jumat (15/9/2023) pagi, Pemkot Cirebon menerima kunjungan dari tim verifikasi Kota Sehat Pemprov Jabar.
Tim tersebut juga didampingi oleh perwakilan dari pemerintah pusat, seperti dari Kemendagri, Kemenkes, maupun Kementerian LHK.
Dalam pertemuan yang digelar di depan SMPN 1 Cirebon sebagai salah satu tatanan yang dinilai, mereka membahas berbagai hal salah satunya peluang Kota Cirebon meraih predikat Kota Sehat Swasti Saba Wiwerda pada tahun 2023.
Apalagi, keikutsertaannya Kota Cirebon meningkat satu tingkat dari Padapa ke Wiwerda.
"Jadi hari ini adalah khususnya di sini (depan SMPN 1 Cirebon) menjadi titik pertama dari verifikasi atau peninjauan lapangan untuk memenuhi kriteria penghargaan Kota Sehat tahun 2023."
"Alhamdulillah, Kota Cirebon ini adalah bagian dari kota yang dilakukan peninjauan lapangan oleh tim dari pusat, yang terdiri dari Kemendagri, Kemenkes dan Kemen-KLH didampingi dari tim KKS dari Provinsi Jawa Barat," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, Jumat (15/9/2023).
Agus menyebut, tim verifikasi tersebut akan meninjau 9 tatanan yang menjadi syarat dalam penilaian Kota Sehat, selama dua hari.
Di lokasi pertama ini, tatanan transportasi dan tertib lalu lintas dinilai untuk nantinya dipaparkan hasil penilaian tersebut.
"Berikutnya ke Disdukcapil (perkantoran), ke BPK Penabur (Pendidikan), Masjid At-Taqwa (fasilitas umum), sampai sore hari nanti titik akhir ke Kejawanan (pariwisata)."
"Di hari kedua besok, nanti dilanjut ke tatanan lain hingga mencapai 9 tatanan dan nanti dari tim akan memaparkan hasil peninjauan lapangan," ucapnya.
Ia berharap, proses peninjauan lapangan oleh tim verifikasi mengantarkan Kota Cirebon mendapat predikat Kota Sehat Swasti Saba Wiwerda.
Agus pun optimistis, mendapatkan predikat tersebut.
"Kita sudah pernah, tapi tahun kemarin turun dan ini mudah-mudahan bisa meraih kembali."
"Insya Allah, kalau dilihat dari penilaian mandiri, verifikasi administrasi, kita sudah masuk di Wiwerda, tapi sebenarnya ada beberapa syarat yang sudah masuk ke Wistara tapi karena ada beberapa yang belum memenuhi syarat, makanya kita di Wiwerda dengan optimis," jelas dia.
Program Kota Sehat sendiri merupakan penghargaan yang bentuk apresiasi dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri kepada kabupaten dan kota dalam menerapkan tatanan kawasan sehat.
Penghargaan Swasti Saba yang diberikan setiap dua tahun sekali terdiri dari tiga kategori tingkatan dari yang terendah, yaitu Padapa, Wiwerda hingga yang tertinggi, Wistara.
Ada sembilan tatanan yang dinilai untuk mendapatkan predikat Kota Sehat.
Sembilan tatanan tersebut, yakni Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri, Permukiman dan Fasilitas Umum, Satuan Pendidikan, Pasar, Pariwisata, Transportasi dan Tertib Lalu Lintas Jalan, Perkantoran dan Perindustrian, Perlindungan Sosial dan Pencegahan dan Penanganan Bencana.
Baca juga: Operasi Patuh Lodaya 2023, Petugas Temukan Banyak Pemotor di Kota Cirebon Tak Pakai Helm
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Tim-Verifikasi-Kota-Sehat.jpg)