Gempa Terkini
Gempa Bumi Gungcang Donggala, Warga Panik Berhamburan, Getaran Kuat Bikin Kepala Pusing
lokasi gempa M 6,1 ini berada di laut, berjarak 49 kilometer barat laut Donggala
Penulis: Sartika Rizki Fadilah | Editor: Sartika Rizki Fadilah
TRIBUNCIREBON.COM - Warga Donggala kembali merasakan guncangan gempa dahsyat.
Sejumlah warga menyampaikan kesaksiaannya saat merasakan gempa bumi.
Salah satu diantaranya ialah, Aryo yang tengah menyantap makanan di sebuah warung berlari menyelamatkan diri bersama pelanggan lainnya.
Termasuk juga, Nurhayati turut merasakan guncnagan yang kuat hingga membuat kepala pusing.
Diketahu, gempa bumi baru saja mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada Sabtu (9/9/2023).
Gempa bumi magnitudo 6,3 itu terasa hingga ke Kota Palu.
Seorang warga, Aryo, yang sedang menyantap makanan di sebuah warung di Jalan H Hayun, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, segera berlari ke tempat terbuka sewaktu merasakan gempa.
Tak hanya Aryo, pelanggan lain pun turut berlarian.
Menurut Aryo, guncangan gempa malam itu sangat terasa.
“Ini malah terasa sekali, takut juga tetap bertahan di dalam,” ujarnya, Sabtu, dikutip dari Tribun Palu.
Guncangan gempa juga dirasakan oleh warga Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Seperti Aryo, Nurhayati, warga Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, juga merasakan guncangan kuat.
“Saya pening, guncangan gempa ini sangat terasa,” ucapnya.
Terkait kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng menyatakan bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.
"Namun apakah terdapat rumah terdampak atau rusak, saat ini kami masih dalam proses pendataan," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andy A. Sembiring, Sabtu, dilansir dari Antara.
Baca juga: Gempa Terkini Magnitudo 4,7 Guncang Daruba Maluku Utara, Berikut Info Dari BMKG
Penjelasan BMKG soal gempa Donggala
Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa M 6,1 ini berada di laut, berjarak 49 kilometer barat laut Donggala, pada kedalaman 20 meter.
"Hasil pemodelan tidak berpotensi tsunami," tutur Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulis.
Daryono mengatakan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini berjenis gempa bumi dangkal yang disebabkan adanya aktivitas Sesar Palu Koro.
Gempa bumi ini dirasakan di daerah Donggala dengan skala intensitas V-VI MMI, yakni getaran dirasakan oleh semua penduduk, kebanyakan warga akan terkejut dan lari keluar; lalu Kota Palu dengan skala intensitas IV MMI, artinya bila gempa terjadi pada siang hari, dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.
Sementara itu, daerah lain di Sulteng, seperti Kabupaten Poso, Sigi, dan Toli-toli merasakan gempa dengan skala intensitas III MMI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-di-indonesia.jpg)